Pansel Lelang Dirjen Pajak Istimewakan Salah Satu Calon?

Sabtu, 13 Desember 2014 - 10:02 WIB
Pansel Lelang Dirjen...
Pansel Lelang Dirjen Pajak Istimewakan Salah Satu Calon?
A A A
JAKARTA - Panitia Seleksi (Pansel) Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) disinyalir telah mengistimewakan salah satu calon, yang mengikuti lelang Dirjen Pajak dengan diperbolehkan menggunakan tulisan tangan.

Seperti diketahui, ketentuannya Pansel meminta calon untuk menulis sedikitnya 3,000 karakter dan font collections-nya juga telah ditentukan oleh Pansel sebagai ketentuan atau peraturan.

"Calon ini seperti mendapat bantuan Dari Tim seleksi, ada keistimewaan yang didapat olehnya," ujar Direktur Investigasi Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Ucok Sky Khadafi, seperti dalam rilis, Sabtu (13/12/2014).

Lebih lanjut dia menjelaskan, menggunakan tulisan tangan sudah tidak sesuai dengan kriteria dan ketentuan yang dibuat oleh pansel. Dia pun meminta agar Pansel tidak memilih calon tersebut dan menyingkirkan calon tersebut dari persaingan.

"Harusnya pansel mempertimbangkan untuk men-delete calon ini. Tapi kalau masih dipilih juga dan bahkan terpilih integritas pansel perlu ditanyakan," jelas dia.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan yang juga menjabat sebagai Ketua Pansel, Mardiasmo membenarkan jika ada calon yang menggunakan tulisan tangan saat pembuatan makalah.

"Saat itu calon mengatakan dirinya tidak membawa kacamata, sehingga tidak bisa mengetik dengan cepat," terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga melakukan koordinasi terlebih dulu kepada seluruh anggota Pansel, dan tidak ada anggota pansel yang keberatan dengan tulisan tangan.

"Karena sudah berkoordinasi dengan seluruh anggota dan diperbolehkan," tandas Mardiasmo.
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
9 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
10 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
10 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
10 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
10 jam yang lalu
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved