Mendag Salahkan Harga Minyak Dunia

Jum'at, 02 Januari 2015 - 14:04 WIB
Mendag Salahkan Harga...
Mendag Salahkan Harga Minyak Dunia
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel menyalahkan harga minyak dunia lantaran neraca perdagangan Indonesia pada November 2014 mengalami defisit.

Menurutnya, defisit neraca perdagangan terjadi karena harga minyak dunia saat ini mengalami penurunan, sehingga memengaruhi ekspor.

Namun, kondisi neraca nonmigas Indonesia yang naik, menyelamatkan neraca perdagangan yang terjun bebas.

"Ke depannya, kita harus membantu industri-industri kecil menengah untuk tetap menjaga neraca perdagangannya," ujar dia saat ditemui dalam acara Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/1/2015).

Selama satu tahun ke depan, Rachmat mengungkapkan, Indonesia masih akan bergantung pada ekspor minyak dan gas bumi (migas). Sebab itu, pemerintah akan mengupayakan untuk menaikkan ekspor nonmigas.

"Kita akan kejar produk premier yang selama ini mendominasi dari produk nonmigas. Pemerintah akan usahakan produk manufaktur dinaikkan. Karena itu investasi akan kita dorong ke depannya," tutur Rachmat.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini telah mengumumkan neraca perdagangan Indonesia pada November 2014 yang defisit sebesar USD425,7 juta. Padahal pada bulan sebelumnya, neraca perdagangan Indonesia surplus sebesar USD0,02 miliar.

(Baca: Neraca Perdagangan November Defisit Rp5,32 T)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Ekspor Terus Turun,...
Ekspor Terus Turun, Ekonom Khawatir Akan Ada PHK Massal
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
31 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
37 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved