Pertamina Akan Turunkan Harga Elpiji 12 Kg Bulan Depan

Senin, 12 Januari 2015 - 17:13 WIB
Pertamina Akan Turunkan...
Pertamina Akan Turunkan Harga Elpiji 12 Kg Bulan Depan
A A A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto mengungkapkan, harga elpiji 12 kg akan turun pada bulan depan.

Hal itu dilakukan Pertamina mengingat harga minyak dunia saat ini sedang mengalami penurunan.

"Memang yang 12 kg dengan kondisi harga minyak dunia seperti ini. Pada waktu itu kan perhitungannya berdasarkan perhitungan Desember 2014. Kalau Januari lebih rendah lagi harga minyaknya, bisa saja Februari turun lagi," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (12/1/2015).

Sementara, terkait dengan penetapan harga elpiji, Dwi menegaskan bahwa pihaknya hanya menjalankan sesuai intruksi pemerintah.

"Tentu tergantung pemerintah untuk penetapan harga. Harus ingat harga itu sudah lama tidak ada review," jelas dia.

Walaupun demikian, mantan Dirut PT Semen Indonesia Tbk ini menuturkan, kanaikan harga elpiji non subsidi tersebut sebenarnya memberikan angin segar pada Pertamina. Karena, selama ini Pertamina merugi dengan harga sebelumnya.

"Selama ini kan Pertamina rugi. Jadi tidak ambil untung besar, asal tidak rugi saja cukup," pungkas dia.

Sebagai informasi, sebelumnya PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menyesuaikan harga elpiji non subsidi kemasan 12 kg sebesar Rp1.500 per kg terhitung sejak 3 Januari 2015 pukul 00.00 waktu setempat.‬

Atas penyesuaian ini, harga jual rata-rata Elpiji 12 kg nett dari Pertamina menjadi Rp9.069/kg dari sebelumnya Rp7.569/kg. Apabila ditambahkan dengan komponen biaya lain untuk transport, pengisian di SPPBE, margin Agen dan PPN, maka harga jual di agen menjadi Rp11.225/kg atau Rp134.700/tabung dari sebelumnya Rp9.575/kg atau Rp114.900/tabung.‬
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
14 menit yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
50 menit yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
2 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
2 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
3 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Bisa Miliki...
Ukraina Bisa Miliki Senjata Nuklir dalam Beberapa Bulan ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved