BBM Mahal, Sofyan Tak Khawatir Terjadi Intervensi

Senin, 12 Januari 2015 - 18:35 WIB
BBM Mahal, Sofyan Tak...
BBM Mahal, Sofyan Tak Khawatir Terjadi Intervensi
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan memantau setiap bulan, bahkan dua minggu sekali terkait harga BBM.

Hal yang paling dikhawatirkan, jika harga BBM terlampau mahal nantinya karena minyak dunia melonjak, dikhawatirkan akan terjadi intervensi.

Namun, Menko Perekonomian Sofyan Djalil menepis hal tersebut. Dia menegaskan, tak akan ada intervensi dari pihak manapun jika harga BBM mahal, lantaran minyak dunia melonjak.

"Orang Timor Timur saja bayar harga lebih mahal kemarin Rp14 ribu. Mereka biasa. Ini terjadi kan karena kita sudah kebiasaan pakai harga subsidi. Waktu kita bayar Rp6.500, orang sana bayar Rp14 ribu," ujarnya di Jakarta, Senin (12/1/2015).

Bahkan, lanjut dia, di negara Pakistan, mereka sampai membeli dengan harga Rp20 ribu. Indonesia harusnya mesti bersyukur dengan harga yang lebih rendah.

"Kita lebih baik. Membayar harga keekonomian supaya lebih rasional. Karena subsidi produk seperti BBM tidak tepat sasaran. Lebih baik buat rakyat miskin dan infrastruktur serta lain-lain untuk masa depan anak cucu kita. Masa depan kita-kita ini semua. Kalau saya sudah menjadi tua," tanda Sofyan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
34 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
48 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved