Hutama Karya Disuntik Modal Rp3,6 Triliun

Senin, 26 Januari 2015 - 11:15 WIB
Hutama Karya Disuntik...
Hutama Karya Disuntik Modal Rp3,6 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) akan mendapatkan bantuan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesarRp3,6triliun.

Suntikan modal tersebut akan digunakan untuk membangun dua ruas tol Sumatera dari empat ruas tol yang direncanakan. Direktur Utama PT Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra mengatakan, pada tahap pertama pihaknya akan membangun ruas Medan-Binjai dengan biaya proyek sekitar Rp1,6 triliun serta Bakauheni-Terbanggi Besar sebesar Rp15 triliun. “Proyek tersebut akan kita barengi dengan pinjaman,” ujar dia di Jakarta pekan lalu.

PMN akan disandingkan denganpinjamandengankomposisi 30% pinjaman untuk membangun ruas Medan-Binjai. Sementarasisanya, akanmemanfaatkan dana internal perusahaan. “Dana internal sendiri artinya kemampuan negara memberikan modal, termasuk kemampuan perusahaan mencari utang,” ucapnya.

Dia juga menjelaskan bahwa saat ini progres tol Medan-Binjai rampung pada tahapan atau seksi pertama detail engineering design (DED) dari seksi yang direncanakan antara lain seksi I Medan-Sei Semayang, seksi II Sei Semayang-Helvetia, serta seksi III Helvetia-Tanjung Mulia.

“Detil desain sudah selesai satu seksi, di mana kita rencanakan ada tiga seksi untuk Medan- Binjai ini. Akhir Juni paling cepat kita bisa konstruksi untuk tahap I,” ucap dia. Dia menambahkan, jika berjalan lancar, terutama dari sisi pembebasan lahan pembangunan kontruksi, diperkirakan hanya berjalan 1,5 tahun atau selesai pada 2016 untuk ruas Medan-Binjai.

“Karena ini tanahnya 70% milik PTPN, saya rasa kalau lancar pembangunan kontruksi bisa rampung dalam jangka waktu 1,5 tahun,” ujarnya. Sebagai informasi, pembangunan empat ruas tol Sumatera, sebagaimana diamanatkan dalam peraturan presiden, membutuhkan anggaran sekitar Rp30 triliun.

Sementara, kemampuan PMN diperkirakan hanya mencapai Rp13 triliun secara bertahap. PT Hutama Karya sendiri rencananya mencari pinjaman untuk memenuhi penyelesaian target empat ruas tol tersebut. Seperti diketahui, sejumlah BUMN mendapatkan bantuan PMN dari pemerintah untuk memberikan keuntungan yang lebih besar kepada negara terhadap proyek-proyek yang telah berjalan.

Hutama Karya merupakan salah satu BUMN dengan jumlah PMN paling besar. Sebelumnya Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan bahwa secara keseluruhan proyek ruas tol Sumatera masih sesuai dengan rencana.

Menurutnya, saat ini yang sedang dalam proses adalah empat ruas tol berdasarkan penunjukan langsung melalui peraturan presiden yakni Medan- Binjai, Palembang-Simpang Indralaya, Pekanbaru-Dumai, serta Bakauheni-Terbanggi Besar “Kita harapkan, ruas tol yang lain dari yang direncanakan terutama yang ada dalam masterplan juga bisa berjalan,” ujar Kepala BPJT Kementerian PUPR Achmad Ghany Gazaly di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ichsan amin
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
49 menit yang lalu
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
1 jam yang lalu
IHSG Pekan Ini Berpeluang...
IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak
2 jam yang lalu
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
2 jam yang lalu
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
11 jam yang lalu
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
12 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved