Harga Masih Tinggi, KPPU Panggil Pengusaha

Selasa, 27 Januari 2015 - 11:03 WIB
Harga Masih Tinggi,...
Harga Masih Tinggi, KPPU Panggil Pengusaha
A A A
JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan memanggil pelaku usaha untuk diminta keterangannya terkait harga komoditas yang masih tetap tinggi. Padahal harga bahan bakar minyak (BBM) telah diturunkan oleh pemerintah.

Para pengusaha yang dipanggil adalah mereka yang bergerak di bidang usaha perdagangan komoditas terkait bahan makanan. Di antaranya pedagang minyak goreng dan produk- produk pertanian lainnya. Ketua Komisioner KPPU M Nawir Messi mengatakan, momentum penurunan harga BBM dimanfaatkan oleh dunia usaha untuk mengatur pasar dalam rangka mengambil keuntungan sebesar-besarnya.

”Tanggung jawab KPPU bukan soal memonitori harga. Kami memonitor harga sebagai alat bagi kami apakah telah terjadi pengaturan-pengaturan di pasar atau tidak,” katanya di Jakarta kemarin. Dia menjelaskan, KPPU ingin melakukan pemantauan bukan dalam konteks mengawasi harga, melainkan melihat apakah ada perilaku pengusaha yang seharusnya bersaing secara sehat, namun justru melakukan pengaturan harga.

”Kita akan memanggil pengusaha terutama yang berkaitan dengan logistik termasuk transportasi, tetapi bukan pengusaha angkutan umum. Angkutan umum hampir tidak ada kaitannyadenganpenurunanhargabarang yang kita bicarakan adalah angkutan barang,” ungkapnya. Dia melanjutkan, sasaran KPPU adalah komoditas-komoditas yang harganya tidak bergerak pascapenurunan harga BBM.

”Komoditas minyak goreng menjadi salah satu yang akan dimintai keterangan, baik asosiasi maupun pelakunya,” katanya. Dia menambahkan, dalam melakukan panggilan terhadap harga-harga komoditas, KPPU mempunyai angka sebagai acuan dari harga barang tersebut.

”Angka-angka itu akan menjadi referensi kami secara internal untuk melakukan pengujian-pengujian apakah telah terjadi pengaturan di pasar atau tidak,” tuturnya. Ketua Bidang Humas dan Hukum KPPU Muhammad Syarkawi Rauf mengatakan, pelaku usaha yang akan dipanggil terlebih dahulu adalah pelaku usaha transportasi di bidang pengangkutan logistik, mengingat komponen harga transportasi sangat signifikan terhadap pembebanan harga barang.

”Pada saat harga BBM naik, harga komoditas sangat sensitif merespons,” ujarnya. Menurutnya, alasan kenaikan harga komoditas bermacammacam. Salah satunya karena BBM merupakan komponen pokok di dalam biaya transportasi sehingga jika biaya transportasi naik, otomatis harga pokok penjualan berbagai macam komoditas naik.

”Tetapi, saat BBM turun, kok sensitivitasnya berkurang. Malah tidak sensitif sama sekali,” ucapnya. Dia melanjutkan, dalam penurunan harga komoditas terjadi time lag yaitu rentang waktu antara penurunan harga BBM dan dampaknya terhadap harga komoditas. ”Setelah harga BBM turun, harga komoditas tidak langsung merespons mengingat terdapat sejumlah komoditas yang dibeli saat harga berada di patokan harga BBM sebelumnya dan belum habis,” lanjutnya.

Situasi time lag ini membuat KPPU memberi waktu kepada pedagang. Karena itu, KPPU memberikan batas waktu. Namun, bila dalam rentang waktu yang dianggap cukup, barang tersebut belum juga turun sehingga ada indikasi pengusaha memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan sebesar- besarnya. ”Yakni dengan menetapkan harga yang sangat tinggi, jauh di bawah biaya pokok,” katanya.

Oktiani endarwati
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
6 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
26 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved