Minyak Global Anjlok karena USD Menguat

Rabu, 28 Januari 2015 - 11:26 WIB
Minyak Global Anjlok...
Minyak Global Anjlok karena USD Menguat
A A A
SINGAPURA - Minyak global anjlok lebih dari 1% karena menguatnya dolar Amerika Serikat (USD) dan persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) lebih besar dari proyeksi, sehingga menyeret harga.

Minyak mentah berjangka ditutup naik lebih dari 2% ketika USD membukukan penurunan terbesar sejak awal Oktober di tengah stagnannya data AS, sehingga memberikan keeraguan terhadap optimisme pada prospek ekonomi terbesar dunia tersebut.

"Pendorong utama harga minyak dalam beberapa hari terakhir adalah fluktuasi mata uang. Kami telah melihat pelemahan USD mendukung harga semalam. Minyak sedikit mereda di Asia, kemungkinan mencerminkan menguatnya USD," kata Kepala Analis CMC Markets Ric Spooner seperti dilansir dari Reuters, Rabu (28/1/2015).

Minyak mentah Brent terkoreksi ke USD48,79 per barel dan berada di USD48,92 pada 0255 GMT. Sementara minyak mentah AS berada di USD45,41 per barel.

Brent telah diperdagangkan di kisaran USD48-USD50 dalam sepekan terakhir, didorong laju mata uang di tengah kurangnya berita fundamental.

Sementara investor menunggu data persediaan minyak metah AS, yang akan dirilis pada Rabu waktu setempat. American Petroleum Institute menyatakan pada Selasa malam bahwa persediaan minyak mentah AS naik 12,7 juta barel pekan lalu.

Banjirnya pasokan global telah menyeret turunnya harga minyak sekitar 60% sejak Juni tahun lalu.

"Diperkirakan bahwa suplai global melampaui permintaan, kecuali kita benar-benar melihat perubahan secara substansi pada jumlah persediaan, maka harga minyak kemungkinan tidak akan bergerak terlalu banyak," imbuh Spooner.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
25 menit yang lalu
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
1 jam yang lalu
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
1 jam yang lalu
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
11 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
12 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
12 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved