Mendag Sayangkan RI Dibanjiri Barang Kualitas Rendah
Senin, 02 Februari 2015 - 17:24 WIB
Mendag Sayangkan RI Dibanjiri Barang Kualitas Rendah
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel menyayangkan pasar Indonesia yang saat ini masih dibanjiri barang-barang berkualitas rendah, seperti baju bekas ilegal atau buah-buahan impor yang terkontaminasi bakteri.
Menurutnya, Indonesia pada dasarnya memiliki insentif yang tidak dimiliki negara lain di lingkungan ASEAN, yaitu adanya pasar dengan segala macam potensi yang bisa digarap.
"Salah satu insentif penting yang enggak dimiliki negara ASEAN lainnya, pasar. Makanya pasar harus kita jaga. Jangan kita buka untuk asing begitu saja," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/2/2015).
Dia mengatakan, banjirnya produk tidak layak di pasar Indonesia, menjadikan industri dalam negeri tidak bisa membangun pasar di Indonesia. Kondisi ini tentu konsumen yang akan dirugikan.
"Yang rugi adalah konsumen. Dampak yang didapat konsumen adalah keselamatan, keamanan, kesehatannya. Makanya Kemendag melindungi pasar Indonesia, konsumen Indonesia, keselamatan, keamanan dan kesehatannya," tandas Rachmat.
Menurutnya, Indonesia pada dasarnya memiliki insentif yang tidak dimiliki negara lain di lingkungan ASEAN, yaitu adanya pasar dengan segala macam potensi yang bisa digarap.
"Salah satu insentif penting yang enggak dimiliki negara ASEAN lainnya, pasar. Makanya pasar harus kita jaga. Jangan kita buka untuk asing begitu saja," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/2/2015).
Dia mengatakan, banjirnya produk tidak layak di pasar Indonesia, menjadikan industri dalam negeri tidak bisa membangun pasar di Indonesia. Kondisi ini tentu konsumen yang akan dirugikan.
"Yang rugi adalah konsumen. Dampak yang didapat konsumen adalah keselamatan, keamanan, kesehatannya. Makanya Kemendag melindungi pasar Indonesia, konsumen Indonesia, keselamatan, keamanan dan kesehatannya," tandas Rachmat.
(izz)