Emas Global Terkoreksi Dipicu Kebijakan Utang Yunani

Rabu, 04 Februari 2015 - 09:47 WIB
Emas Global Terkoreksi...
Emas Global Terkoreksi Dipicu Kebijakan Utang Yunani
A A A
SINGAPURA - Harga emas global kembali terkoreksi setelah pemerintah Yunani memutuskan untuk menghapus utangnya dan mengusulkan mengakhiri kebuntuan dengan kreditur internasional melalui negosiasi utang baru.

Kebijakan itu mengurangi kekhawatiran bahwa Yunani akan keluar dari Uni Eropa, sehingga mengurangi permintaan emas. Sentimen lainnya yang memengaruhi harga emas adalah rebound-nya harga minyak dunia.

Minyak mentah Brent menguat 5,8% pada Selasa. Sentimen ini meredam permintaan untuk emas. Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan di USD1.261,02 per ons pada pukul 10.13 pagi di Singapura dari sebelumnya USD1.260,52.

"Berkurangnya kemungkinan Yunani keluar dari zona Eropa mendorong risk appetite dan jatuhnya permintaan untuk emas," kata analis Nanhua Futures Co Xia Yingying seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (4/2/2015).

Menurut dia, akan sulit bagi emas untuk mempertahankan penguatannya sebelum dirilisnya data tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

Emas untuk pengiriman April naik 0,1% menjadi USD1.261,50 per ons di Comex. Sementara perak untuk pengiriman segera berada di USD17,3055 per ons, platinum dan paladium sedikit berubah menjadi USD1.235 per ons dan USD785,45 per ons.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Jeblok Lagi, Harga Emas...
Jeblok Lagi, Harga Emas Antam Turun Rp4.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
7 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
7 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
8 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
8 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
9 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
9 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved