Pemerintah Harus Punya Roadmap Penerimaan Pajak

Rabu, 04 Februari 2015 - 19:01 WIB
Pemerintah Harus Punya...
Pemerintah Harus Punya Roadmap Penerimaan Pajak
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia dituntut untuk memiliki roadmap jelas dan masuk akal soal penerimaan pajak yang ditetapkan cukup tinggi tahun ini. Apalagi, target kenaikan pajak tahun ini 40,3%.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani mengatakan, pemerintah seharusnya melakukan pementaan secara realistis terkait sumber-sumber penerimaan pajak sebelum menetapkan target yang dinilai sangat tinggi tersebut.

"Pemerintah harus tetapkan targetnya dulu, dipatok baru mencari bagaimana caranya. Padahal, seharusnya pemerintah punya skema dulu, apa saja yang bisa mengenjot pajak, baru tentukan. Kalau setelah dikaji bisa naik 10%, kemudian ditetapkan 12% itu masuk akal. Jadi harus ada dasar-dasar yang pasti," ujarnya di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (4/2/2015).

Dia juga mengungkapkan, untuk mencapai target kenaikan pajak, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) akan mengeluarkan kebijakan dan peraturan baru, namun dikhawatirkan dapat meresahkan dunia usaha.

"Ini dinilai berdampak pada kelangsungan usaha itu sendiri. Kemudian jika kegiatan usaha tidak berkembang, maka bukannya penerimaan pajak yang bertambah tetapi akan berkurang atau tidak ada sama sekali," jelas Haryadi.

Menurutnya, hal ini menjadi sinyal perlambatan serius di sektor rill Indonesia. "Yang bisa menyelamatkan ini hanya Presiden, karena menteri keuangan mengikuti keinginan Presiden. DPR juga pasti surprise karena begitu agresifnya," tandasnya.

Seperti diketahui, meski belum disahkan melalui sidang paripurna DPR, pemerintah telah menetapkan target penerimaan pajak, bea dan cukai 2015 sebesar Rp1.484,6 triliun yang terdiri dari pajak non-migas Rp1.244,7 triliun, bea dan cukai Rp188 triliun, dan PPh migas Rp55,5 triliun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
39 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
59 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved