Emas Global Naik Didorong Kebijakan China

Kamis, 05 Februari 2015 - 09:33 WIB
Emas Global Naik Didorong...
Emas Global Naik Didorong Kebijakan China
A A A
SINGAPURA - Harga emas global naik setelah Bank Rakyat China (PBOC) mengikuti langkah bank sentral untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah keputusan Bank Sentral Eropa (EBC) yang memperketat persyaratan bailout Yunani, sehingga mendorong permintaan emas.

PBOC menyatakan akan menurunkan rasio dana cadangan pinjaman. Bank Sentral China tersebut bergabung dengan bank sentral lainnya di dunia untuk melakukan pelonggaran moneter pada tahun ini.

Logam mulia untuk pengiriman segera naik 0,4% menjadi USD1.274,18 per onse, dan diperdagangkan di USD1.272,39 pada pukul 09.10 pagi di Singapura, memperpanjang kenaikan hari sebelumnya sebesar 0,7%.

Emas telah naik 7,4% sepanjang tahun ini, sebagian karena kekhawatiran Federal Reserve yang akan menahan diri untuk menaikkan suku bunganya.

Emas juga menguat setelah mengalami kerugian selama dua tahun akibat kekhawatiran Yunani akan keluar dari zona Eropa sebagai negara yang memicu krisis utang di kawasan itu pada 2009.

"Bank-bank sentral tampaknya berlomba melakukan pelonggoran moneter, sehingga hanya memberi dukungan minim untuk harga emas karena menguatnya USD," kata analis Citic Futures CoZhu Chunming seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (5/2/2015).

Menurut dia, tanda-tanda masalah di Yunani akan mendorong harga emas, tetapi investor diperkirakan akan berhati-hati menjelang laporan pekerjaan Amerika Serikat (AS).

Data jumlah tenaga kerja pada Januari pada Jumat waktu setempat diperkirakan bertambah. The Institute for Supply Management sebelumnya menyatakan bahwa indeks non-manufaktur naik menjadi 56,7 pada Januari dari posisi terendah enam bulan 56,5 pada Desember.

Emas di Comex new York untuk pengiriman April naik 0,7% menjadi USD1.273,30 per ons setelah naik 0,3% sehari sebelumnya. Perak untuk pengiriman segera naik 0,5% menjadi USD17,456 per ons, platinum naik 0,2% menjadi USD1.243,63 per ons dan paladium naik 0,3% menjadi USD794,75 per ons.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Jeblok Lagi, Harga Emas...
Jeblok Lagi, Harga Emas Antam Turun Rp4.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
7 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
7 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
8 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
8 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
8 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
9 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved