Harga Emas Global Mendatar Akibat USD Menguat

Rabu, 11 Februari 2015 - 09:55 WIB
Harga Emas Global Mendatar...
Harga Emas Global Mendatar Akibat USD Menguat
A A A
SINGAPURA - Harga emas global berjuang untuk pulih dari kerugian karena menguatnya dolar Amerika Serikat (USD) di tengah ketidakpastian tentang masa depan Yunani di zona Eropa.

Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot mendatar di harga USD1.234,46 per ons pada 0034 GMT, menyusul penurunan 0,4% pada hari sebelumnya yang mengirimkan pada level terendah dalam tiga pekan di USD1.228,25.

Sementara USD melonjak ke level tertinggi satu bulan terhadap yen pada awal perdagangan hari ini didukung oleh keuntungan obligasi.

USD diperdagangkan tepat di bawah level tertinggi 11 tahun terakhir terhadap mata uang utama dunia. Penguatan ini membuat emas menjadi kurang menarik.

Sementara ketidakpastian atas kesepakatan utang baru untuk Yunani masih berlangsung. Investor masih menunggu perkembangan di Eropa, di mana kemungkinan keluarnya Yunani dari zona Eropa makin meningkat setelah Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras menyatakan kembali menolak bailout.

Para menteri keuangan zona Eropa dan pemimpin Uni Eropa akan melakukan pertemuan membahas negosiasi utang Yunani. Ketidakpastian Yunani telah mendorong harga emas baru-baru ini, namun menuatnya USD telah membatasi kenaikan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Jeblok Lagi, Harga Emas...
Jeblok Lagi, Harga Emas Antam Turun Rp4.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
4 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
4 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
5 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
5 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
5 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved