Pemerintah Kembangkan Mobil Listrik Tenaga Surya

Sabtu, 14 Februari 2015 - 09:23 WIB
Pemerintah Kembangkan...
Pemerintah Kembangkan Mobil Listrik Tenaga Surya
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menganggarkan dana Rp27 miliar untuk mengembangkan mobil listrik tenaga surya. Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, pengembangan mobil listrik tenaga surya akan dilakukan di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ini merupakan program unggulan pemerintah dan telah dianggarkan dalam Rencana Kerja Anggaran Kementerian Lembaga (RKA-KL) Kementerian ESDM 2015. “Mobil listrik akan menjadi percontohan penggunaan energi baru terbarukan di Pulau Sumba,” kata dia di Jakarta belum lama ini. Sudirman menjelaskan, Pulau Sumba akan dijadikan sebagai pulau yang identik dengan energi baru terbarukan.

Adapun, pengembangan mobil listrik tenaga surya bekerja sama dengan Norwegia. “Selain pengembangan mobil listrik tenaga surya, lanjut Sudirman, Kementerian ESDM juga memiliki program unggulan penerangan jalan umum (PJU) dan pengembangan hutan energi,” ungkapnya.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, pada tahap awal, pengembangan mobil listrik tenaga surya sebanyak 20-25 unit dengan ukuran setiap unitnya dapat diisi 12 orang. “Pilot project kurang lebih 20-25 unit mobil, anggarannya Rp27 miliar. Kapasitas mobilnya ukuran 12 penumpang, ukuran travel Bandung-Ciamis,” kata Rida.

Ridha memaparkan, mobil listrik tenaga surya ini menggunakan sumber energi cahaya matahari. Terdapat pula baterai sebagai penampung energinya. “Jadi, mobilnya pakai tenaga matahari yang kemudian ditampung di dalam baterai. Tapi kalau ujung-ujungnya pakai listrik juga, percuma. Ini pakai surya,” kata dia.

Ridha mengatakan, mobil listrik tenaga surya rencananya akan diserahkan ke Pemerintah Daerah Sumba untuk dijadikan angkutan umum. Pemilihan Pulau Sumba lantaran wilayah tersebut sudah ditetapkan sebagai pulau yang identik dengan pengembangan energi baru dan terbarukan. “Ini Sumba iconic island. Pulau Sumba kita kembangkan untuk contoh pemanfaatan energi baru terbarukan secara optimum,” pungkasnya.

Nanang wijayanto
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
12 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved