Pengeboran Melambat, Harga Minyak Reli

Senin, 16 Februari 2015 - 09:56 WIB
Pengeboran Melambat,...
Pengeboran Melambat, Harga Minyak Reli
A A A
MELBOURNE - Minyak mentah memperpanjang penguatan (reli) untuk hari ketiga seiring sinyal adanya perlambatan pengeboran minyak di Amerika Serikat (AS) seiring spekulasi bahwa produksi minyak mentah akan menurun di tengah banjirnya pasokan global.

Kontrak berjangka naik 1,7% di New York setelah naik 2,1% pada 13 Februari sebagai kenaikan mingguan ketiga.

Dikutip dari Bloomberg, data dari perusahaan minyak milik pemerintah, Baker Hughes Inc menyatakan bahwa pengebor AS memangkas jumlah rig sebanyak 84 menjadi 1.056, terendah sejak Agustus 2011.

Sementara Libya akan menutup produksinya jika pihak berwenang gagal mengatasi serangan.

Sebelumnya meningkatnya produksi minyak mentah AS memberikan kontribusi terhadap surplus pada anjloknya harga minyak hampir 50% pada tahun lalu.

Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Maret naik 91 sen menjadi USD53,69 per barel dan berada di USD53,37 pada pukul 10:06 pagi waktu Sydney dibanding akhir pekan lalu di USD52,78.

Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 51% di bawah rata-rata 100-hari.

Sementara minyak brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman April naik 80 sen atau 1,3% ke USD62,32 per barel dibanding akhir pekan lalu di USD61,52. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD7,97.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
2 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
2 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
3 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
3 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
3 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved