Ibu Rumah Tangga Mengeluh Harga Serba Naik

Sabtu, 07 Maret 2015 - 10:29 WIB
Ibu Rumah Tangga Mengeluh...
Ibu Rumah Tangga Mengeluh Harga Serba Naik
A A A
JAKARTA - Kenaikan beras, bahan bakar minyak (BBM), tarif listrik, elpiji 12 kilogram (kg), tol dan tiket kereta secara bersamaan membuat beberapa lapisan masyarakat menjerit, terutama ibu rumah tangga.

Salah satu ibu rumah tangga yang mengeluhkan kenaikan harga tersebut adalah Sofia (48), warga Pondok Labu, Jakarta Selatan. Dia mengatakan, makin terbebani dengan naiknya harga kebutuhan pokok dalam waktu berdekatan.

"Kalau begitu, listrik bulan April mulai naik ya? Kok rasanya naik terus? Turunnya kapan?" ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Sabtu (7/3/2015).

Dia menambahkan, jika naiknya harga BBM yang telah terjadi awal bulan ini, diikuti dengan naiknya listrik pada bulan depan dan tarif tol ditambah dengan tiket kereta maka akan berdampak signifikan pada harga komoditas bahan pokok rumah tangga dan logistik.

"Nanti kalau itu semua naik, harga cabai, minyak goreng, bumbu-bumbu dapur juga ikutan naik. Saya bingung kalau semua pada naik begini. Sudah begitu, suami saya hanya pensiunan," imbuhnya.

Sofia berharap, pemerintah bisa mengendalikan harga tersebut akan tidak naik dalam waktu yang berdekatan karena akan mengangetkan dan makin membebani masyarakat, sehingga dia khawatir akan terjadi aksi protes di mana-mana.

"Saya saja kaget. Kemarin sempat kumpul sama ibu-ibu arisan RT, mereka juga ngeluh karena semua pada naik. Listrik juga bakalan naik April. Mau tidak mau, kita mesti hemat banget," ujarnya.

Hal serupa dikatakan oleh Maryati (60). Maryati mengaku sudah siap untuk lebih 'mengencangkan ikat pinggang' untuk menghadapi kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok.

"Seminggu lalu beras, nanti listrik. Memangnya kita orang kaya semua? Sebulan naik, bulan besok naik lagi. Gempor dong kantongnya," ujar pedagang sayur tersebut.

Dia berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar lebih sayang kepada masyarakat kalangan menengah ke bawah, dengan menaikan harga pelan-pelan dan tidak berbarengan seperti saat ini.

"Kan pak Jokowi itu dari wong cilik, ya coba itu dilihat yang lebih bawah dari saya, pasti mereka lebih menjerit dari pada saya," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pekan Kedua Ramadhan,...
Pekan Kedua Ramadhan, Harga Sembako di Sinjai Kembali Naik
Harga Sembako di Kabupaten...
Harga Sembako di Kabupaten Gowa Mulai Merangkak Naik
2 Pekan Jelang Ramadan...
2 Pekan Jelang Ramadan Harga Bahan Pokok di Bandung Melambung
Jelang Ramadhan, Pedagang...
Jelang Ramadhan, Pedagang di Bangka Selatan Diimbau Tak Naikkan Harga
Venna Melinda Terima...
Venna Melinda Terima Keluhan Emak-emak Harga Sembako Mahal
BI Jakarta Pantau Harga...
BI Jakarta Pantau Harga Sembako saat Natal dan Tahun Baru
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved