Pemerintah Didesak Redam Gejolak Harga Elpiji

Minggu, 08 Maret 2015 - 12:22 WIB
Pemerintah Didesak Redam...
Pemerintah Didesak Redam Gejolak Harga Elpiji
A A A
JAKARTA - Pengamat energi sekaligus Direktur Eksekutif IRESS Marwan Batubara mendesak kepada pemerintah untuk dapat meredam gejolak kenaikan harga elpiji 12 kg.

Marwan menjelaskan, kenaikan harga elpiji jenis non subsidi ini dilakukan karena agar Pertamina tidak mengalami kerugian. Menurutnya, masyarakat yang tergolong mampu jangan melakukan provokasi.

"Supaya kalau ikut harga keekonomian tapi tetap butuh peran yang bijak agar tidak memberatkan. Di sisi lain BUMN tidak boleh merugi, kita ingatkan masyarakat tidak terprovokasi. Mereka yang mampu ingin disubsidi sementara orang miskin semakin banyak," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (8/3/2015).

Selanjutnya, Marwan menyampaikan memang elpiji jenis tersebut hanya untuk masyarakat mampu. Kenaikannya sudah sesuai dengan harga keekonomian.

"Maka dicarikan saja timing-nya sehingga tidak bisa terlalu memberatkan masyarakat. Karena 12 kg itu untuk orang yang mampu dan sudah di declare sesuai dengan harga keekonomian," jelas dia.

Sebelumnya, Pertamina selalu disalahlan ketika harga naik. Menurutnya, kalau tidak naik maka Pertamina akan rugi. Kalau dividen turun, maka rakyat juga yang menjadi korban.

"Harus seimbang kita lihatnya. Ya makanya soal itu ada peran negara. Timing pasnya kapan tapi ini BUMN jangan sampai rugi juga," pungkas Marwan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved