UMP Wilayah Jabodetabek Akan Diseragamkan

Kamis, 19 Maret 2015 - 17:44 WIB
UMP Wilayah Jabodetabek...
UMP Wilayah Jabodetabek Akan Diseragamkan
A A A
JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry M Baldan mengemukakan, kementeriannya mengusulkan penetapan upah minimum provinsi (UMP) diseragamkan berdasarkan kawasan atau wilayah. Hal ini agar wilayah, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi atau Jabodetabek mempunyai satu penetapan UMP. Selama ini, UMP di Jabodetabek berbeda-beda.

"Saya ingin menyampaikan soal kemungkinan perlunya penyusunan UMP yang sama. Jangan nanti orang Jakarta Timur kerja di Bekasi mendapatkan UMP Jawa Barat. Padahal, satu kawasan," ujarnya di Kantor Menko Perekonomian, sebelum rapat koordinasi One Map Policy di Jakarta, Kamis (19/3/2015).

Dia menjelaskan, hal ini penting meskipun berbeda provinsi. Di mana biaya hidup di wilayah Jabodetabek bisa dikatakan setara. Sehingga, penting bagi para pekerja yang tinggal di wilayah tersebut mendapatkan standar upah yang sama.

"Ini soal hidup juga lho, jadi dia harus ada penyeragamanan. Basis penetapan berdasarkan kawasan. Di situ baru terbangun," terangnya.

Untuk merealisasikan hal itu, Ferry mengatakan, pemerintah harus menyusun Peraturan Presiden (Perpres) sebagai payung hukum. "Paling tidak dalam bentuk Perpres," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Buruh Ngotot Minta UMK...
Buruh Ngotot Minta UMK Naik 25 Persen, Apindo Kota Cimahi: Kondisinya Berat
UMK Depok 2025 Resmi...
UMK Depok 2025 Resmi Ditetapkan Rp5.195.720
Diprediksi UMK 2024...
Diprediksi UMK 2024 Hanya Naik 3 Persen, Buruh Tolak Mekanisme Penghitungan Penetapan Upah
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Tak Kuat Bayar, 5 Perusahaan...
Tak Kuat Bayar, 5 Perusahaan di Jatim Ajukan Penangguhan UMK 2022
Ganjar Pranowo: Pekerja...
Ganjar Pranowo: Pekerja Lebih dari Satu Tahun Wajib Diberi Gaji di Atas UMK
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
3 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
4 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
4 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
4 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
5 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
5 jam yang lalu
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved