Harga Minyak Mentah di London Terkoreksi

Senin, 23 Maret 2015 - 10:30 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah di London Terkoreksi
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah di London terkoreksi, menghapus keuntungan pekan lalu setelah Arab Saudi menyatakan akan memproduksi minyak mentah mendekati kecepatan tertinggi, sehingga memperkuat spekulasi bahwa banjir global akan bertahan.

Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali al-Naimi mengatakan, Arab Saudi memproduksi minyak hampir 10 juta barel per hari (bph). Sementara menurut Goldman Sachs Group Inc, perusahaan-perusahaan minyak Amerika Serikat (AS) bersiap meningkatkan aktivitas pengeboran di akhir tahun ini.

Minyak telah anjlok 13% dari rekornya di tahun ini pada Februari lalu karena meningkatnya stok dan produksi minyak mentah AS ke tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga dekade.

"Cerita pasokan masih ada dan volatilitas menunjukkan bahwa pasar dalam jangka pendek masih melemah," kata Kepala Investasi di Ayers Alliance Securities Jonathan Barratt seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (23/3/2015).

Kontrak berjangka (futures) turun 1,2%. Minyak mentah Brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Mei turun sebanyak 67 sen menjadi USD54,65/barel dan berada di USD54,79 pada pukul 12.20 siang waktu Sydney, turun dibanding akhir pekan lalu di USD55,32.

Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan sebesar USD8,74.

Sementara minyak WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Mei turun sebanyak 67 sen atau 1,4% ke USD45,90/barel. Sementara kontrak April yang berakhir pada Jumat lalu naik USD1,76 ke USD45,72. Total volume sekitar 58% di bawah rata-rata 100-hari.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
6 jam yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
7 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
7 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
8 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
9 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved