Pertamina Kontinental Tambah Tujuh Kapal

Senin, 30 Maret 2015 - 09:41 WIB
Pertamina Kontinental...
Pertamina Kontinental Tambah Tujuh Kapal
A A A
JAKARTA - Pertamina Trans Kontinental, memperkuat jaringan bisnisnya dengan menambah tujuh unit kapal dengan nilai investasi USD49,9 juta atau sekitar Rp648,7 miliar (dengan kurs Rp13.000 per dolar AS).

Ketujuh kapal tersebut berupa dua unit kapal anchor handling tug supply (AHTS) dan lima unit kapal harbour tug . Kapal-kapal tersebut diserahkan oleh PT Batamec dan PT Dry Dock World Pertama (DDW) sebagai perusahaan yang ditunjuk oleh Pertamina dalam pembuatan kapal akhir pekan lalu.

“Ketujuh unit kapal ini tentunya akan memperkuat bisnis Pertamina Trans Kontinental selaku anak usaha dari Pertamina,” ungkap Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang dalam keterangan tertulisnya kemarin. Ahmad mengatakan, kapal yang diserahterimakan merupakan wujud implimentasi langkah strategis direksi Pertamina untuk pengembangan infrastruktur.

Kapal-kapal ini akan menggantikan peran kapal Pertamina yang usianya sudah lebih dari 30 tahun. Menurut dia, target pendapatan dari ketujuh kapal tersebut tahun ini adalah sekitar USD9 juta atau sekitar Rp115 miliar. “Ini merupakan bagian dari efisiensi sebagai pengganti kapal charter, meningkatkan safety dan pengembangan bisnis Pertamina Trans Kontinental sebagai anak perusahaan untuk tidak sekadar melayani induknya tapi juga melayani customer lain di luar Pertamina,” tuturnya.

Menurutnya, kapal tersebut akan digunakan untuk mendukung eksplorasi migas lepas pantai, mengoperasikan pelabuhan khusus Pertamina, dan mendistribusikan migas dalam rangka menjamin ketersediaan minyak dan gas di seluruh Indonesia. Direktur Utama Pertamina Trans Kontinental Subagjo Hari Moeljanto menambahkan, kapal jenis AHTS akan berkontribusi pada pendapatan sebesar USD9.000 per kapal per hari, sedangkan jenis kapal harbour tug memberikan kontribusi USD3.400 per kapal per hari.

Kedua kapal AHTS akan dioperasikan di wilayah perairan Balikpapan untuk melayani Total E&P Indonesie, adapun harbour tug direncanakan akan beroperasi di wilayah operasional marine Pertamina di Terminal Migas Pertamina dengan kontrak jangka panjang. Armada yang dimiliki Pertamina Trans Kontinental saat ini mencakup 27 unit kapal.

M faizal
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
2 jam yang lalu
7 Tahun Pimpin BI Sebelum...
7 Tahun Pimpin BI Sebelum Mundur, Perry Warjiyo Punya Karir Panjang dan Cemerlang
3 jam yang lalu
Ribuan Sengketa Pajak...
Ribuan Sengketa Pajak Bermunculan, Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama
3 jam yang lalu
Pj Gubernur BI: Proses...
Pj Gubernur BI: Proses Pergantian Perry Warjiyo Ikuti Mekanisme UU, Belum Ada Nama Calon
4 jam yang lalu
Resmi Beroperasi, Bali...
Resmi Beroperasi, Bali Gapura Marina Siap Tampung 180 Yacht Standar Global
4 jam yang lalu
Menko Airlangga Soal...
Menko Airlangga Soal Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo: Yang Penting Institusinya
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved