Pertamina Bantah Naikkan Harga Elpiji 12 Kg Diam-diam

Kamis, 02 April 2015 - 17:25 WIB
Pertamina Bantah Naikkan...
Pertamina Bantah Naikkan Harga Elpiji 12 Kg Diam-diam
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membantah telah menaikkan harga elpiji 12 kg secara diam-diam. Kenaikan tersebut sudah direncanakan sejak Maret 2015 dan baru dilaksanakan 1 April.

Vice Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Wianda Pusponegoro mengatakan, memang selama ini elpiji yang dibeli Pertamina kebanyakan impor. (Baca: Pertamina Merasa Berhak Naikkan Elpiji 12 Kg Diam-diam).

"Ya itu kan dari Maret juga sudah naik ya sudah kita hitung juga. Jadi 57% itu kan kita elpijinya impor. Lebih banyak. Kan kita belinya juga pakai mata uang asing, dan kita tidak diam-diam juga menaikannya, itu ada di website kita," ujarnya di Cilamaya, Jawa Barat, Kamis (2/4/2015).

Wianda juga menjelaskan, elpiji 12 kg ini naik karena merupakan komoditas yang tidak disubsidi pemerintah seperti elpiji 3 kg. Selain itu, daya beli masyarakatnya berbeda kalangan.

"Elpiji 12 kg ini tidak disubsidi pemerintah dan untuk masyarakat yang memiliki daya beli tinggi, sesuai dengan Permen ESDM ini kan sesuai," kata dia.

Sebagai badan usaha, lanjut dia, pihaknya akan melakukan penyesuaian secara berkala terhadap kebutuhan elpiji ini agar sesuai dengan naik turunnya harga BBM. (Baca: Diam-diam Pertamina Naikkan Harga Elpiji 12 Kg).

"Jadi kita sebagai badan usaha kan juga secara berkala harus melakukan penyesuaian. Jadi intinya itu saja. Faktornya sama saja sebenarnya kaya BBM," pungkas Wianda.

(Baca: DPR: Kenaikan Elpiji 12 Kg Menyalahi Prinsip Dasar)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
3 jam yang lalu
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
3 jam yang lalu
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
3 jam yang lalu
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
3 jam yang lalu
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
3 jam yang lalu
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved