Ini Alasan Sukardi Tolak Jabatan Komisaris Utama BTN

Minggu, 05 April 2015 - 22:15 WIB
Ini Alasan Sukardi Tolak...
Ini Alasan Sukardi Tolak Jabatan Komisaris Utama BTN
A A A
JAKARTA - Sukardi Rinakit mengungkapkan alasan penolakan jabatan sebagai komisaris utama (komut) PT Bank Tabungan Negara (BTN). Dia mengatakan dirinya tidak pas menduduki jabatan di perbankan karena tak sesuai dengan bidangnya.

"Saya tidak mau menerima posisi komut BTN karena sepengetahuan saya performa BTN sangat baik. Kalau saya masuk; padahal hati saya tidak di situ dan saya bukan bankir (kepala saya kosong tanpa konsep soal perbankan), maka saya tidak akan produktif dan akhirnya hanya menjadi beban BTN," ungkap Sukardi dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Mingggu (5/4/2015).

Dia menyatakan, penunjukan dirinya di BTN bukan bagi-bagi kekuasaan. Pemerintah memerlukan dirinya untuk memastikan rakyat miskin mendapatkan akses perumahan lebih mudah. Sehingga, program sejuta rumah yang diusung pemerintah bisa sukses.

"Dari sisi pemerintah, saya dianggap tepat di BTN untuk memastikan rakyat miskin mendapatkan akses perumahan dengan lebih mudah. Sehingga program sejuta rumah bisa sukses. Jadi, positif sekali dan bukan bagi-bagi kue kekuasaan ke saya," tegas pengamat politik ini.

Sukardi menuturkan, dirinya saat ini mendapat tugas menjadi staf khusus di Kementerian Sekretaris Negara. Tugas yang diemban salah satunya mempersiapkan pidato presiden.

"Saya sudah bertemu Mensesneg Pak Pratikno, dan saya akan mendapat tugas khusus menjadi staf khusus mensesneg. Salah satu tugas saya, bersama staf khusus lain, adalah ikut mempersiapkan pidato Presiden. Ini dunia saya," tandasnya. (Baca: Sukardi Tolak Jabatan Komut BTN Dinilai Keputusan Berani)

Berikut pesan singkat Sukardi Rinakit kepada Sindonews:

Saya tidak mau menerima posisi Komut BTN karena sepengetahuan saya performa BTN sangat baik. Kalau saya masuk; padahal hati saya tidak di situ dan saya bukan bankir (kepala saya kosong tanpa konsep soal perbankan) maka saya tidak akan produktif dan akhirnya hanya menjadi beban BTN.

Dari sisi pemerintah, saya dianggap tepat di BTN untuk memastikan rakyat miskin mendapatkan akses perumahan dengan lebih mudah. Sehingga program sejuta rumah bisa sukses. Jadi positif sekali dan bukan bagi-bagi kue kekuasaan ke saya.

Saya sudah bertemu Mensesneg Pak Pratikno, dan saya akan mendapat tugas khusus menjadi Staf Khusus Mensesneg. Salah satu tugas saya, bersama staf khusus lain, adalah ikut mempersiapkan pidato Presiden. Ini dunia saya. Tabik! Sukardi Rinakit
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
BTN Raih Sertifikat...
BTN Raih Sertifikat Standar Internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Potret Kinerja Bank...
Potret Kinerja Bank BTN di Kuartal III/2020 Saat Pandemi
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
8 jam yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
9 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
9 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
10 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
11 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
11 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved