Tol Trans Jawa Solo-Ngawi-Kertosono Selesai 2017

Jum'at, 17 April 2015 - 07:15 WIB
Tol Trans Jawa Solo-Ngawi-Kertosono...
Tol Trans Jawa Solo-Ngawi-Kertosono Selesai 2017
A A A
JAKARTA - Jalan Tol Trans Jawa ruas Solo-Ngawi-Kertosono sepanjang 177 kilometer (km) optimistis bisa diselesaikan pada 2017. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT Jasa Marga (persero) Tbk Adityawarman.

Dia mengatakan, proses pembebasan lahan untuk ruas Solo-Ngawi saat ini sudah berada pada presentase 80%, sehingga dari sisi kontruksi sudah bisa dibangun.

"Untuk Solo-Ngawi proses pembebasan lahan sudah di atas 80%. Sementara untuk Ngawi-Kertosono sudah di atas 35%. Kontruksi sudah bisa jalan, karena sebelumnya pemerintah juga telah membangun sebagian kontruksi sepanjang 20,6 km dan dari pemilik sebelumnya sudah bangun kontruksi 6%. Kami akan lanjutkan berbarengan Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosoni, dan kami optimis konstruksi bisa selesai 2017," ujarnya, Kamis (16/4 2015).

Saat ini, Jasa Marga masih menunggu persetujuan Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat mengenai persetujuan pembangunan kontruksi tol tersebut. Sebab, dua ruas Tol Solo-Ngawi maupun Ngawi-Kertosono masih dalam proses akuisisi dari pemilik konsesi tol tersebut, yakni PT Thiess Contractors.

"Kita akan mulai start konstruksi kalau akta jual belinya sudah ada. Saat ini juga masih menunggu persetujuan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang katanya sudah disetujui," Aditya.

Sebagai informasi, PT Jasa Marga (persero) Tbk bersama PT Waskita Karya telah mengeluarkan dana untuk membeli 95% saham milik PT Thiess Contractors, yang memiliki konsesi Ruas Tol Solo-Ngawi-Kertosono.

Dalam konsorsium tersebut, Jasa Marga menguasai kepemilikan 60% saham dan sisanya dimiliki PT Waskita Karya. "Kita optimis, bisa mulai membangun pada bulan Mei tahun ini. Kalau semuanya lancar, ruas tol ini bisa selesai pada 2017," tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum, Achmad Ghany Ghazaly mengatakan, proses akuisisi Jasa Marga kepada PT Thiess menjadi urusan perusahaan atau business to business. "Kita akan masuk dan terlibat kalau urusan bussiness to bussiness atau akuisisi sudah beres. Yang jelas, kita sambut baik jika Tol Ngawi sampai Kertosono bisa berjalan. Karena ruas ini cukup panjang dalam tol trans jawa," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
23 menit yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
34 menit yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
50 menit yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
1 jam yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
1 jam yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Contraflow Arus...
Jadwal Contraflow Arus Mudik dan Balik Lebaran di Tol Jakarta-Cikampek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved