Kementerian PU-Pera Butuh Sistem Informasi Terpusat

Sabtu, 25 April 2015 - 11:59 WIB
Kementerian PU-Pera...
Kementerian PU-Pera Butuh Sistem Informasi Terpusat
A A A
JAKARTA - Dalam rangka memudahkan koordinasi proses pengadaan lahan di lapangan, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Kementerian PU-Pera) membutuhkan sistem informasi terpusat.

”Pembebasan lahan itu harus transparan dan semua bisa memantaunya, terutama menteri PU-Pera. Jadi, tidak semua terpusat pada tim pembebasan lahan. Kadang-kadang kalau ada masalah, tim pembebasan lahan juga tidak bisa memutuskan dengan cepat,” kata Plt Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPera Hediyanto Husaeni di Jakarta kemarin.

Dia mengatakan, dengan ada sistem informasi terpusat, semua akan lebih terbuka dan bisa dipantau langsung pihak-pihak yang berkepentingan. Ketika terdapat kendala di lapangan, menteri bisa turun langsung mengatasi masalah. Dia mencontohkan, jika ada Kendal alahan terkait dengan warga di suatu lokasi, kepala daerah setempat bisa diminta untuk membantu.

Sebagai informasi, saat ini proses pembebasan lahan masih melalui proses panjang. Pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol misalnya kini harus memiliki surat persetujuan penetapan lokasi pembangunan atau SP2LP yang harus diteken oleh gubernur. Sebelumnya Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PU-Pera Achmad Ghany Gazaly mengatakan, jika persetujuan dari gubernur lambat dikeluarkan, Kementerian PU-Pera akan berkirim surat.

”Sebenarnya tidak ada alasan tidak keluarnya persetujuan gubernur mengenai SP2LP atau lokasi pembebasan lahan sebab misal untuk proyek tol itu merupakan proyek yang sangatbermanfaatbagimasyarakat di suatu daerah. Tapi, kalau persetujuan lokasi keluarnya lama, ya kita surati,” ucapnya.

Ichsan amin
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved