Yuk, Pegang Kata-Kata Menteri Edhy Soal Tambak dan Mangrove

Senin, 20 Juli 2020 - 21:49 WIB
Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian dan Kelauatan dan Perikanan (KKP) mendorong peningkatan produktivitas tambak udang nasional , namun tetap harus menjaga kelestarian alam. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo usai meninjau tambak rakyat sekaligus panen parsial udang vaname di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung.

“Saya ke sana melihat cara teman-teman melakukan kegiatan budidaya, sekaligus menanam mangrove. Dua hal ini merupakan kunci pertahanan kita di pesisir. Itu kita menciptakan ekonomi, tapi tetap juga menjaga alam,” terang Menteri Edhy di Jakarta, Senin (20/7/2020).



Untuk menjaga pesisir tetap hijau, KKP menyerahkan bantuan lebih dari Rp480 juta untuk penanaman mangrove di seluas 40 hektare pesisir Lampung Timur. Menteri Edhy ingin keberadaan hutan mangrove tidak hanya menjaga ekosistem laut dan lingkungan pesisir, tapi juga punya manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui konsep silvofishery. ( Baca juga:Danrem 011 Lilawangsa Panen Udang Vaname Usaha Mandiri )

“Hutan mangrove bisa mendatangkan wisatawan, sejalan dengan itu masyarakat bisa menebar benih untuk budidaya. Bisa bandeng, kepiting, udang windu, dan perikanan lainnya,” terang Menteri Edhy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!