Perjalanan Dinas untuk Dorong Pariwisata, Luhut: Jangan Dikritik

Selasa, 21 Juli 2020 - 06:35 WIB
Ilustrasi wisatawan di Pulau Komodo, NTT. Fotp/Dok Kemenparekraf
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bakal mendorong perjalanan dinas Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk mendorong pemulihan industri pariwisata pasca-pandemi Covid-19 . Hal ini dilakukan agar sektor pariwisata dapat kembali bergeliat dan menyerap tenaga kerja.

Luhut mengatakan, kondisi pariwisata saat ini telah siap menerima kedatangan wisatawan dalam jumlah besar. Pasalnya, tingkat kesembuhan pasien corona rerata di berbagai wilayah telah mencapai 50% dan bahkan ada beberapa wilayah yang mencapai 90%.



"Pemerintah juga mendorong perjalanan dinas. Ini jangan dikritik ngapain perjalanan dinas, ya kami juga mau menghidupkan orang lain juga. Jadi kadang-kadang orang tidak paham situasi kritis begini kita perlukan pengorbanan untuk ekonomi bergerak," kata Luhut, Jakarta, Senin (20/7/2020). (Baca: ASN Diizinkan Lakukan Perjalanan Dinas, Tapi Harus Penuhi Syarat Ini )

Menurut dia, hingga saat ini penyebaran virus yang masih menunjukkan angka tinggi hanya enam provinsi. Kondisi ini menunjukkan sebagian besar lokasi wisata dapat beroperasi kembali dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Adapun wilayah-wilayah yang telah siap menerima wisatawan yakni Bali, Yogyakarta, Danau Toba, Bangka Belitung, Banyuwangi dan Pulau Bintan, Kepulauan Riau.

"Sekali lagi jangan melihat penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia itu satu bulat (seluruh wilayah) tapi harus melihat per provinsi atau per daerah kasus-kasusnya sehingga dengan demikian kita bisa membuat kebijakan atau strategi untuk memulihkan ekonomi di bidang pariwisata," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!