Arab Saudi Jajaki Kerja Sama Bangun Pabrik Ban dengan Indonesia
Jum'at, 19 Mei 2023 - 11:30 WIB
Arab Saudi menjajaki kerja sama pembangunan pabrik ban dengan Indonesia. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Perdagangan ( Kemendag ) menyebutkan perusahaan ban terbesar di Arab Saudi , Kingdom Tyres, menjajaki peluang kerja sama dengan Indonesia untuk membangun pabrik ban di kota industri Yanbu, Arab Saudi.
Minat tersebut ditindaklanjuti Direktorat Fasilitasi Ekspor dan Impor Kemendag dengan bertemu beberapa perusahaan manufaktur ban di Indonesia, yang sudah mengekspor produknya ke Arab Saudi.
"Kerja sama yang ditawarkan Kingdom Tyres kepada perusahaan di Indonesia yakni suplai bahan baku, tenaga profesional, dan tenaga teknis atau operator. Rencananya, Kingdom Tyres akan membangun pabrik ban di kota industri Yanbu, Arab Saudi," ujar Atase Perdagangan (Atdag) Riyadh Gunawan melalui pernyataan resmi, Jumat (19/5/2023).
Baca Juga: Washington Dorong Normalisasi Arab Saudi-Israel Sebelum Pilpres AS
Dia mengatakan Indonesia merupakan salah satu negara pemasok utama produk ban ke Arab Saudi. Berdasarkan perhitungan dengan metode Compound Annual Growth Rate (CAGR), pada 2022, kebutuhan ban di Arab Saudi sebanyak 35,70 juta unit, pada 2021 sebanyak 33,05 juta, pada 2020 sebanyak 30,6 juta, tahun 2019 sebanyak 28,48 juta, tahun 2018 sebanyak 26,4 juta, tahun 2017 sebesar 24,4 juta, tahun 2016 sebanyak 22,6 juta.
"Ini artinya pertumbuhan permintaan produk ban mengalami peningkatan 8 persen per tahun. Sehingga diperkirakan pada 2032 nilai kebutuhan ban diperkirakan melonjak menjadi 72,32 juta unit per tahun," tutur Gunawan.
Minat tersebut ditindaklanjuti Direktorat Fasilitasi Ekspor dan Impor Kemendag dengan bertemu beberapa perusahaan manufaktur ban di Indonesia, yang sudah mengekspor produknya ke Arab Saudi.
"Kerja sama yang ditawarkan Kingdom Tyres kepada perusahaan di Indonesia yakni suplai bahan baku, tenaga profesional, dan tenaga teknis atau operator. Rencananya, Kingdom Tyres akan membangun pabrik ban di kota industri Yanbu, Arab Saudi," ujar Atase Perdagangan (Atdag) Riyadh Gunawan melalui pernyataan resmi, Jumat (19/5/2023).
Baca Juga: Washington Dorong Normalisasi Arab Saudi-Israel Sebelum Pilpres AS
Dia mengatakan Indonesia merupakan salah satu negara pemasok utama produk ban ke Arab Saudi. Berdasarkan perhitungan dengan metode Compound Annual Growth Rate (CAGR), pada 2022, kebutuhan ban di Arab Saudi sebanyak 35,70 juta unit, pada 2021 sebanyak 33,05 juta, pada 2020 sebanyak 30,6 juta, tahun 2019 sebanyak 28,48 juta, tahun 2018 sebanyak 26,4 juta, tahun 2017 sebesar 24,4 juta, tahun 2016 sebanyak 22,6 juta.
"Ini artinya pertumbuhan permintaan produk ban mengalami peningkatan 8 persen per tahun. Sehingga diperkirakan pada 2032 nilai kebutuhan ban diperkirakan melonjak menjadi 72,32 juta unit per tahun," tutur Gunawan.
Lihat Juga :