Mengawal Peran Penting Komisi Irigasi dalam Modernisasi Irigasi

Rabu, 26 Juli 2023 - 14:07 WIB
Meningkatnya kinerja pengelolaan irigasi melalui indikator terbangunnya 1 juta hektare lahan sawah beririgasi dan pulihnya fungsi jaringan irigasi yang rusak seluas tiga juta hektare menjadi target sasaran dalam RPJMN 2020-2024. Foto/Dok
BANDUNG - Meningkatnya kinerja pengelolaan irigasi melalui indikator terbangunnya 1 juta hektare lahan sawah beririgasi dan pulihnya fungsi jaringan irigasi yang rusak seluas tiga juta hektare menjadi target sasaran dalam RPJMN 2020-2024.

Baca Juga: Irigasi Pertanian Tingkatkan Kesejahteraan Petani Probolinggo



Selain itu terkait Sumber Daya Air (SDA) dan irigasi mencakup kegiatan strategis berupa pembangunan 60 bendungan, pembangunan 500.000 ha daerah irigasi rehabilitasi jaringan irigasi seluas 2,9 juta Ha, dan modernisasi irigasi pada DI terpilih, dan 1000 embung.

“Terkait perluasan irigasi khususnya di Pulau Jawa ini sudah sulit dikarenakan terdapat pertumbuhan penduduk sehingga untuk lahan persawahan semakin berkurang sehingga dilakukan modernisasi irigasi," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda), Restuardy Daud.

Hal itu disampaikan saat Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda), Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Evaluasi Kinerja Komisi Irigasi di Daerah - Komponen B, Selasa (25/7/2023) di Hotel Hemangini, Bandung.

Rakor ini yang dipimpin oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda), Restuardy Daud ini dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana peningkatan kapasitas komisi irigasi (Komir) dalam menjalankan tugas dan fungsinya mendukung pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi pada kegiatan SIMURP NPIU Bangda.

Baca Juga: Kemendagri Dorong Penguatan dan Integrasi Sistem Pengelolaan BLUD
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!