Jokowi Sebut Kereta Cepat Perlu Disubsidi, Sri Mulyani: Masalah Pentarifan Belum Dibahas
Rabu, 16 Agustus 2023 - 22:00 WIB
Subsidi kereta cepat belum pernah dibahas. Foto/MPI
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku belum ada pembahasan terkait dengan subsidi Kereta Cepat Jakarta-Bandung sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk memberikan subsidi kepada transportasi massal itu. Menurut Sri Mulyani, pemerintah saat ini masih fokus menyelesaikan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Baca juga: Gaji Pensiunan Naik Lebih Besar Dibanding ASN, TNI dan Polri, Ini Penjelasan Sri Mulyani
"Kita masih konsentrasi untuk penyelesaian. Jadi masalah-masalah seperti pentarifan belum pernah dibahas," katanya saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (16/8/2023).
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pengoperasian LRT Jabodebek, MRT, hingga kereta cepat diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan transportasi massal. “Perpindahan dari moda transportasi dari mobil pribadi ke moda transportasi massal itu yang kita harapkan,” ucap Jokowi di Stasiun LRT Dukuh Atas, Jakarta, Kamis (10/8/2023).
Baca juga: Gaji Pensiunan Naik Lebih Besar Dibanding ASN, TNI dan Polri, Ini Penjelasan Sri Mulyani
"Kita masih konsentrasi untuk penyelesaian. Jadi masalah-masalah seperti pentarifan belum pernah dibahas," katanya saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (16/8/2023).
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pengoperasian LRT Jabodebek, MRT, hingga kereta cepat diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan transportasi massal. “Perpindahan dari moda transportasi dari mobil pribadi ke moda transportasi massal itu yang kita harapkan,” ucap Jokowi di Stasiun LRT Dukuh Atas, Jakarta, Kamis (10/8/2023).
Lihat Juga :