Jualan Surat Utang, BI Ngaku Tak Saingi Pemerintah

Senin, 28 Agustus 2023 - 11:56 WIB
BI terus berupaya menjaga nilai tukar rupiah. Foto/Dok
JAKARTA - Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia ( BI ) Edi Susianto menegaskan, peluncuran sekuritas rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebagai instrumen moneter bukanlah untuk menyaingi surat berharga negara ( SBN ) yang dikeluarkan pemerintah. Justru, BI berpandangan "surat utangnya" bisa menjadi pendukung SBN.

Baca juga: Benarkah BI Checking Kol-5 Susah Dapat Kerja? Fresh Graduate Wajib Tahu!



"Ini tidak untuk saingan dengan SBN, ini alternatif. Saling support," ujar Edi dalam Taklimat Media BI di Jakarta, Senin (28/8/2023).

Bahkan, dia menyebut bahwa SRBI bisa mengisi kekosongan ketika penerbitan SBN oleh pemerintah mengalami kecenderungan menurun. Ini adalah support untuk sisi investasi apabila dari sisi strategis investasinya membutuhkan instrumen money market.

"Perkembangan global, kita melihat semua negara mengalami dampak dari strong dollar. Kami mencermati bahwa pada dasarnya Indonesia masih cukup optimistis di nilai valas untuk berinvestasi," tambah BI.

Dia menyebut, instrumen SRBI ini juga memberikan ruang kepada asing supaya bisa menjadi alternatif instrumen investasi mereka. Dengan logika seperti itu, seharusnya SRBI ini memberikan matching bahwa Indonesia masih dinilai optimistis untuk berinvestasi di portofolio financial market.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!