Siap Penuhi Kebutuhan SDM Pariwisata Berstandar Internasional lewat IPTI

Rabu, 13 September 2023 - 10:12 WIB
Yayasan Menara Bhakti (YMB) bekerjasama dengan Ecole Hôtelière de Lausanne (EHL) dan Marriott International Indonesia mendirikan Institut Pariwisata Tedja Indonesia (IPTI). Foto/Dok
JAKARTA - Pariwisata Indonesia menjadi sektor penting selain pajak yang menyumbang devisa bagi negara. Tahun 2022 lalu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat pendapatan devisa dari sektor pariwisata Indonesia mencapai USD4,26 miliar. Nilainya melonjak hingga 769,39% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya USD0,49 miliar.

Baca Juga: Pengembangan SDM Pariwisata



Dengan demikian sektor pariwisata merupakan sektor yang sangat prospektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sayangnya, kendati kebutuhan akan tenaga profesional di bidang ini tinggi, ketersediaan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan berwawasan internasional masih perlu dikembangkan lebih lanjut.

Menyadari hal tersebut, Yayasan Menara Bhakti (YMB) merasa tergerak untuk mengembangkan pendidikan profesional di bidang kepariwisataan dan perhotelan. Bekerjasama dengan Ecole Hôtelière de Lausanne (EHL) dan Marriott International Indonesia, YMB yang merupakan penyelenggara Universitas Mercu Buana, universitas swasta terakreditasi unggul dengan pengalaman hampir 40 tahun, mendirikan Institut Pariwisata Tedja Indonesia (IPTI).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!