Pedagang Pasar Lebih Pilih Rentenir Dibanding Stimulus Pemerintah, Ada Apa?

Rabu, 05 Agustus 2020 - 15:39 WIB
Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mengatakan, pedagang lebih memilih mencari modal untuk berdagang kepada para rentenir dibandingkan mengajukan stimulus. Foto/Dok
JAKARTA - Pedagang pasar atau pelaku UMKM menilai penyaluran stimulus program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terlalu berbelit. Alhasil, mereka tak merasakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah tersebut. Diketahui, pemerintah memberikan stimulus program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk pebisnis UMKM sebesar Rp 123,4 triliun.

(Baca Juga: Bantu UMKM, Dua Program Disiapkan, Salah Satunya Bantuan Rp2,4 Juta per Orang )



Dari total anggaran sebesar Rp123,4 triliun untuk UMKM, pemerintah membaginya menjadi tujuh program, antara lain subsidi bunga Rp35,2 triliun, penempatan dana restrukturisasi Rp78,7 triliun, belanja IJP Rp5 triliun, penjaminan modal kerja (stop loss) Rp1 triliun, PPh final UMKM Rp2,4 triliun, pembiayaan investasi kepada koperasi melalui LPDB Kemenkop UKM Rp1 triliun.

Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan, ketika pedagang mengajukan stimulus, kerap kali para pelaku UMKM terbentur dengan adanya aturan yang berbelit dari pihak perbankan. Sehingga pedagang lebih memilih mencari modal untuk berdagang kepada para rentenir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!