Bumi Serpong Damai Bukukan Pendapatan Rp7,31 Triliun di Kuartal III-2023
Selasa, 28 November 2023 - 10:52 WIB
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan kinerja positif pada kuartal III-2023. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Emiten pengembang properti PT Bumi Serpong Damai Tbk ( BSDE ) mengumumkan realisasi anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai Rp2,8 triliun per September 2023. Angka tersebut hampir terserap sepenuhnya dari total capex 2023 sekitar Rp3-4 triliun.
"Realisasinya untuk konstruksi infrastruktur, akuisisi tanah, pembangunan properti investasi, dan juga pembangunan jalan tol," kata Corporate Secretary BSDE Ricardo Arif Dharmawan dalam Public Expose Live 2023, Selasa (28/11/2023).
Baca Juga: Turun 54%, Laba Bersih PTBA Jadi Rp2,8 Triliun di Semester I-2023
Terkait belanja modal tahun depan, perseroan memperkirakan nilainya masih berkisar Rp2-3 triliun. BSDE masih cukup optimis tahun pemilu tidak terlalu memberi dampak signifikan terhadap permintaan properti.
“Kita berpengalaman melewati pemilu-pemilu sebelumnya. Tentu kita akan monitor,” kata Direktur BSDE, Hermawan Wijaya.
Hingga kuartal III-2023, BSDE membukukan pendapatan usaha sebesar Rp7,31 triliun. Kontribusi terbesar bagi datang dari penjualan tanah (lot), bangunan dan Strata Title yang mencapai 82,57% dari total pendapatan.
"Realisasinya untuk konstruksi infrastruktur, akuisisi tanah, pembangunan properti investasi, dan juga pembangunan jalan tol," kata Corporate Secretary BSDE Ricardo Arif Dharmawan dalam Public Expose Live 2023, Selasa (28/11/2023).
Baca Juga: Turun 54%, Laba Bersih PTBA Jadi Rp2,8 Triliun di Semester I-2023
Terkait belanja modal tahun depan, perseroan memperkirakan nilainya masih berkisar Rp2-3 triliun. BSDE masih cukup optimis tahun pemilu tidak terlalu memberi dampak signifikan terhadap permintaan properti.
“Kita berpengalaman melewati pemilu-pemilu sebelumnya. Tentu kita akan monitor,” kata Direktur BSDE, Hermawan Wijaya.
Hingga kuartal III-2023, BSDE membukukan pendapatan usaha sebesar Rp7,31 triliun. Kontribusi terbesar bagi datang dari penjualan tanah (lot), bangunan dan Strata Title yang mencapai 82,57% dari total pendapatan.
Lihat Juga :