KemenPUPR Ungkap Sederet Tantangan Bangun 3 Juta Rumah, Lahan Terbatas

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:29 WIB
Kementerian PUPR mengungkapkan sederet tantangan membangun 3 juta rumah yang menjadi visi misi pemerintahan selanjutnya. Foto/Dok
JAKARTA - Kementerian PUPR mengungkapkan sederet tantangan untuk mewujudkan visi misi calon Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk membangun 3 juta rumah . Masalah klasik dalam penyediaan hunian di Indonesia yakni soal ketersediaan lahan.

"Berdasarkan paparan visi dan misi calon Presiden, setidaknya ada 3 juta rumah yang diperkirakan akan dibangun Pemerintah baru mendatang, melanjutkan program 1 juta rumah oleh presiden Jokowi," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna dalam acara Property Outlook 2024 secara virtual, Selasa (27/2/2024).



Baca Juga: Prabowo Bakal Bangun 3 Juta Rumah di Perdesaan, Pesisir, dan Perkotaan

Herry TZ mengungkapkan, penyediaan hunian di Indonesia terbentur masalah klasik antara penyediaan lahan dan skema pembiayaan yang bisa saling menguntungkan antara lembaga keuangan dengan calon pembeli rumah. Terbatasnya ketersediaan lahan membuat harga tanah makin tinggi, hal tersebut akhirnya berdampak pada harga properti.

Sehingga dengan mahalnya harga properti tersebut membuat masyarakat semakin kesulitan untuk mendapatkan hunian. Kalaupun harganya murah, maka rumah biasanya dibangun jauh dari pusat kota atau tempat mata pencaharian masyarakat.

"Ketersediaan lahan yang terbatas dan harga yang terjangkau menjadi tantangan yang besar, ketersediaan dana murah yang matching dengan karakteristik pembiayaan perumahan juga menjadi hambatan tersendiri bagi penyediaan perumahan yang terjangkau," kata Herry TZ.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!