OJK Didorong Capai Target Indeks Literasi Keuangan 65% di 2027

Kamis, 14 Maret 2024 - 21:27 WIB
Peningkatan literasi dan inklusi keuangan terus didorong. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - JULO, perusahaan teknologi finansial mendukung Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) dalam meningkatkan literasi keuangan. OJK menargetkan angka peningkatan indeks literasi keuangan 65% dan inklusi keuangan 93% pada 2027. Indeks literasi keuangan dan inklusi keuangan tercapai masing-masing sebesar 49,6% dan 85,1 di 2022.

"Dihadapkan pada fakta masih adanya gap sebesar 15,4% untuk target literasi keuangan dan 7,9% untuk target inklusi keuangan kami memahami pentingnya mendorong peningkatan literasi yang sangat baik untuk menyikapi meningkatnya akses fasilitas keuangan serta dapat mendukung OJK secara aktif dalam memperkecil gap tersebut," ujar Corporate Communications JULO, Adam Rumanda dalam keterangannya, Kamis (14/3/2024).



Baca Juga: OJK Cabut Izin Usaha Kresna Life Dinilai Telah Sesuai Ketentuan

Menurut dia JULO memiliki komitmen untuk terus meningkatkan edukasi finansial di tahun 2024 dan terus berinovasi dalam peningkatan kualitas edukasi finansial secara lebih luas. Berdasarkan data JULO, sebanyak 72% penggunaan kredit digital JULO dimanfaatkan untuk kebutuhan produktif serta peningkatan kualitas hidup. Dengan demikian, JULO berkomitmen untuk mengusung penggunaan bijak kredit digital secara berkelanjutan dengan meningkatkan literasi finansial masyarakat Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!