Crane Proyek Kejagung Roboh di Jalur MRT, Hutama Karya Minta Maaf

Kamis, 30 Mei 2024 - 19:58 WIB
Hutama Karya minta maaf terkait insiden jatuhnya pekerjaan konstruksi yang menimpa rel MRT Jakarta di area pembangunan Gedung Kejagung Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2024). FOTO/Ist
JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) buka suara terkait adanya insiden jatuhnya pekerjaan konstruksi yang menimpa rel MRT Jakarta di area pembangunan Gedung Kejagung Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2024).

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan saat ini, tim proyek Hutama Karya langsung melakukan penyelidikan serta pembersihan lokasi kejadian dan segera melakukan koordinasi dengan pihak PT MRT Jakarta agar layanan MRT Jakarta dapat berfungsi kembali.



"Kami menyampaikan permohonan maaf dan sangat menyesal atas kejadian tersebut," ujar Adjib dalam keterangan resminya, Kamis (30/5/2024).

Baca Juga: Insiden Konstruksi Gedung Kejagung, Operasional MRT Jakarta Dihentikan Sementara

Terkait adanya insiden tersebut, PT MRT Jakarta (Perseroda) menghentikan sementara operasional MRT Jakarta imbas jatuhnya material konstruksi pada pengerjaan Area Gedung Kejaksaan Agung. "Hutama Karya langsung melakukan penyelidikan serta pembersihan lokasi kejadian," sambungnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan evakuasi terhadap penumpang ke Stasiun terdekat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!