Pandemi Corona Memaksa AP II Hemat Biaya Operasional 19 Bandara

Senin, 04 Mei 2020 - 08:10 WIB
Tidak cuma menghemat biaya operasional di 19 bandara, PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II juga menerapkannya pada pos belanja modal (capital expenditure/capex). Foto/Dok
JAKARTA - Pandemi COVID-19 berdampak pada industri penerbangan nasional dan global di mana jumlah penumpang pesawat dan lalu lintas pergerakan pesawat mengalami penurunan. Upaya pencegahan penyebaran COVID-19 yang paling utama memang melalui social distancing. Setiap orang diimbau untuk tetap berada di rumah serta tidak melakukan perjalanan dengan pesawat.

Sejalan dengan itu, sejumlah wilayah di Indonesia telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna menekan penyebaran virus. Adapun sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 25/2020, seluruh penerbangan komersial yang mengangkut penumpang di rute domestik hingga saat ini dilarang beroperasi di wilayah yang telah menerapkan PSBB dan wilayah berstatus zona merah.



Dalam merespons kondisi ini, PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II melakukan penghematan biaya operasional di 19 bandara yang dikelola perseroan. Director of Engineering PT Angkasa Pura II Agus Wialdi mengatakan, salah satu fokus saat ini adalah menghemat biaya operasional sekaligus memastikan bandara tetap beroperasi untuk menjaga konektivitas transportasi udara nasional.

“Penghematan salah satu kunci dalam merespons tantangan COVID-19. Bandara PT Angkasa Pura II saat ini beroperasi dengan lebih sederhana dibandingkan kondisi normal, menyesuaikan juga dengan traffic penumpang dan penerbangan," kata Agus di Jakarta, Senin (4/5/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!