Duit Nasabah Rp800 Miliar Dibobol via BI-FAST, Bank Indonesia Buka Suara

Selasa, 09 Desember 2025 - 11:59 WIB
Bank Indonesia (BI) merespons kabar yang beredar luas mengenai dugaan pembobolan dana nasabah di delapan bank dengan total kerugian mencapai Rp800 miliar. Foto/Dok
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merespons kabar yang beredar luas mengenai dugaan pembobolan dana nasabah di delapan bank dengan total kerugian mencapai Rp800 miliar selama periode Juni 2024 hingga Maret 2025, yang diduga memanfaatkan celah keamanan pada sistem transfer BI-FAST . Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso memastikan, bahwa BI terus mencermati perkembangan penanganan kasus fraud berupa aktivitas transfer ilegal tersebut.

Ramdan menjelaskan bahwa BI terus berkoordinasi erat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan aparat penegak hukum untuk memastikan langkah pemulihan dan penguatan keamanan berjalan konsisten. Bank-bank yang terkait dalam kasus ini telah diinstruksikan untuk melakukan penguatan prosedur pengamanan transaksi.



Baca Juga: Warga Indonesia Jadi Korban Scam, Kuras Rekening Sampai Rp8,2 Triliun

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!