Pengguna Aktif Naik 38%, Pintu Catatkan Kinerja Positif di 2025
Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:38 WIB
Head of Product Marketing Pintu, Iskandar Mohammad (tengah). FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Pintu Kemana Saja (Pintu), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi di Indonesia, membukukan kinerja solid sepanjang 2025 dengan pertumbuhan signifikan pada sejumlah indikator utama. Berdasarkan data internal secara tahunan (year-on-year/YoY), jumlah pengguna aktif Pintu meningkat 38 persen dibandingkan 2024.
Selain pertumbuhan pengguna aktif, Pintu juga mencatat kenaikan trafik aplikasi sebesar 24%, pertumbuhan total volume transaksi sebesar 12%, serta lonjakan monthly trading users hingga 26%. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan adopsi masyarakat Indonesia terhadap investasi aset kripto melalui platform berlisensi.
Head of Product Marketing Pintu, Iskandar Mohammad, menyampaikan bahwa kinerja positif tersebut ditopang oleh kelengkapan fitur aplikasi yang menjangkau kebutuhan investor pemula hingga profesional. "Aplikasi Pintu memiliki fitur inovatif seperti Auto DCA, Pintu Earn, PTU Staking, stop order, dan limit order, serta menyediakan lebih dari 330 pilihan aset kripto," ujar Iskandar.
Baca Juga: Bitcoin Koreksi ke Bawah Rp1,5 Miliar, Tensi Geopolitik Global Picu Aksi Jual
Selain pertumbuhan pengguna aktif, Pintu juga mencatat kenaikan trafik aplikasi sebesar 24%, pertumbuhan total volume transaksi sebesar 12%, serta lonjakan monthly trading users hingga 26%. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan adopsi masyarakat Indonesia terhadap investasi aset kripto melalui platform berlisensi.
Head of Product Marketing Pintu, Iskandar Mohammad, menyampaikan bahwa kinerja positif tersebut ditopang oleh kelengkapan fitur aplikasi yang menjangkau kebutuhan investor pemula hingga profesional. "Aplikasi Pintu memiliki fitur inovatif seperti Auto DCA, Pintu Earn, PTU Staking, stop order, dan limit order, serta menyediakan lebih dari 330 pilihan aset kripto," ujar Iskandar.
Baca Juga: Bitcoin Koreksi ke Bawah Rp1,5 Miliar, Tensi Geopolitik Global Picu Aksi Jual
Lihat Juga :