Jelang Ramadan, 35 Juta Keluarga Bakal Menerima Bansos Beras 10 Kg
Kamis, 12 Februari 2026 - 14:46 WIB
Bantuan sosial atau bansos beras untuk 35 juta lebih penerima disiapkan pemerintah menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Foto/Mushaful Imam, Dok SINDO Photo
JAKARTA - Bantuan sosial atau bansos beras untuk 35 juta lebih penerima disiapkan pemerintah menjelang Ramadan 1447 Hijriah . Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko), Airlangga Hartarto memastikan stok beras nasional tetap dalam kondisi aman, meski pemerintah menyiapkan penyaluran bansos beras pada kuartal I 2026.
Airlangga mengatakan, hal itu didasarkan pada proyeksi peningkatan produksi beras pada Januari hingga Maret yang menunjukkan bahwa pasokan beras Indonesia masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Baca Juga: Paket Stimulus Ekonomi I-2026: Bansos Rp17,5 Triliun Bakal Cair Sebelum Lebaran
Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi beras nasional pada triwulan I 2026 mencapai 10,16 juta ton, atau melonjak 15,79% dibandingkan 8,78 juta ton pada periode sama tahun sebelumnya.
“Diperkirakan dengan kenaikan produksi yang ada, (pasokan bagi) bantuan sosial beras itu mencukupi,” ujar Airlangga.
Airlangga menyebut kebijakan bansos beras tersebut merupakan bagian dari stimulus ekonomi kuartal I/2026 pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I. Dalam kebijakan tersebut, pemerintah berencana memberikan bantuan beras sebanyak 10 kilogram (kg) kepada masyarakat desil 1 (sangat miskin) hingga desil 4 (rentan miskin), sesuai Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN).
Baca Juga: Diskon Transportasi Lebaran 2026, Pemerintah Bakal Suntik Insentif Rp911,16 Miliar
Airlangga mengatakan, hal itu didasarkan pada proyeksi peningkatan produksi beras pada Januari hingga Maret yang menunjukkan bahwa pasokan beras Indonesia masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Baca Juga: Paket Stimulus Ekonomi I-2026: Bansos Rp17,5 Triliun Bakal Cair Sebelum Lebaran
Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi beras nasional pada triwulan I 2026 mencapai 10,16 juta ton, atau melonjak 15,79% dibandingkan 8,78 juta ton pada periode sama tahun sebelumnya.
“Diperkirakan dengan kenaikan produksi yang ada, (pasokan bagi) bantuan sosial beras itu mencukupi,” ujar Airlangga.
Airlangga menyebut kebijakan bansos beras tersebut merupakan bagian dari stimulus ekonomi kuartal I/2026 pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I. Dalam kebijakan tersebut, pemerintah berencana memberikan bantuan beras sebanyak 10 kilogram (kg) kepada masyarakat desil 1 (sangat miskin) hingga desil 4 (rentan miskin), sesuai Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN).
Baca Juga: Diskon Transportasi Lebaran 2026, Pemerintah Bakal Suntik Insentif Rp911,16 Miliar
Lihat Juga :