Juara Nih! Sembilan Tahun Defisit, Transaksi Berjalan Mulai Surplus

Rabu, 14 Oktober 2020 - 09:12 WIB
Bank Indonesia optimistis RI tidak lagi mengalami defisit transaksi berjalan. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Bank Indonesia optimistis defisit transaksi berjalan pada kuartal III/2020 akan mencapai kondisi surplus. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan surplus ini dipengaruhi oleh perbaikan di sisi ekspor dan penyesuaian impor sejalan dengan permintaan domestik yang belum kuat.

"Dengan prospek surplus neraca transaksi berjalan tersebut dan surplus neraca finansial," ujar Perry dalam video virtual, Rabu (14/10/2020). Baca Juga: Astaga, Utang Luar Negeri RI Nomor 7 Terbesar di Dunia



Dia melanjutkan inflasi tetap rendah sejalan permintaan yang belum kuat dan pasokan yang memadai. Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2020 tercatat deflasi 0,05% (month to month/mtm) sehingga inflasi IHK sampai September 2020 tercatat 0,89% (year to date/ytd).

"Secara tahunan, inflasi IHK tercatat rendah yakni sebesar 1,42% (year on year/yoy), meskipun lebih tinggi dari inflasi Agustus 2020 sebesar 1,32% (yoy). Inflasi yang rendah dipengaruhi turunnya inflasi inti sejalan permintaan domestik yang belum kuat serta konsistensi Bank Indonesia mengarahkan ekspektasi inflasi dalam kisaran target dan menjaga stabilitas nilai tukar," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!