Digebyur Stimulus, BI Optimistis Cepat Keluar dari Resesi

Kamis, 05 November 2020 - 22:30 WIB
Bank Indonesia (BI) optimistis RI segera keluar dari resesi ekonomi. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) optimistis RI segera keluar dari resesi ekonomi dengan cara meingkatkan realisasi stimulus serta mendorong mobilitas masyarakat untuk berani keluar rumah. Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengatakan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2020 tumbuh tinggi sebesar 5,05% (qtq), setelah mengalami kontraksi sebesar 4,19% (qtq) pada triwulan sebelumnya. Secara tahunan, perbaikan ekonomi domestik juga terlihat dari berkurangnya kontraksi pertumbuhan menjadi 3,49% (year on year/yoy) dari kontraksi pada triwulan II 2020 sebesar 5,32% (yoy).

"Perbaikan ekonomi domestik terjadi pada hampir semua komponen PDB sisi pengeluaran," kata Onny di Jakarta, Kamis (5/11/2020). Baca Juga: Resesi Sudah Berlangsung Lama, BPS Hanya Pemberi Stempel



Kata dia, meningkatnya realisasi stimulus Pemerintah, terutama berupa bantuan sosial, belanja barang dan jasa lainnya, serta transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) berpengaruh kuat pada konsumsi pemerintah yang pada triwulan III 2020 tumbuh tinggi sebesar 9,76% (yoy), setelah sebelumnya terkontraksi sebesar 6,9% pada triwulan II 2020.

"Dorongan stimulus tersebut dan membaiknya mobilitas masyarakat turut menopang perbaikan kontraksi konsumsi rumah tangga menjadi sebesar 4,04% (yoy)," katanya. Baca Juga: Berhadapan dengan Resesi, Satgas PEN Tetap Fokus Ngabisin Duit
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!