Pandemi Pacu Ekonomi Digital Asia Tenggara Tembus Rp1.470 Triliun

Rabu, 11 November 2020 - 04:56 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Ekonomi berbasis internet di Asia Tenggara melonjak hingga mencapai nilai 105 miliar dolar AS (Rp1.470 triliun) tahun ini. Hal itu karena pandemi Covid-19 yang memaksa konsumen di rumah untuk lebih banyak berbelanja, memesan makanan, dan berlangganan hiburan serba online.

"Pandemi virus corona memang terbukti telah membawa percepatan adopsi digital permanen dan masif bagi ekonomi di kawasan Asia Tenggara," kata Google, Temasek Holdings dan Bain & Company dalam laporan industri bersama, dikutip dari Reuters Selasa (10/11/2020).



(Baca juga: Fintech di Indonesia Terus Mengejar Negeri Singa )

Laporan tersebut mengatakan ekonomi internet Asia Tenggara tumbuh 5 persen dari 2019, mencakup Indonesia, Malaysia, Vietnam, Singapura dan Filipina. Tercatat pengguna internet baru di kawasan itu bertambah 40 juta tahun ini, sehingga total menjadi 400 juta. Itu berarti 70 persen dari populasi wilayah tersebut berselancar di dunia maya setiap saat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!