Sri Mulyani Ramalkan Skenario Terburuk, Konsumsi Rumah Tangga 0% di Kuartal II

Minggu, 10 Mei 2020 - 13:07 WIB
Laju konsumsi rumah tangga pada kuartal II 2020 diperkirakan lebih buruk ketimbang kuartal I 2020, dimana skenario terburuknya berpotensi anjlok hingga mendekati 0 persen pada tahun ini jika pandemi Covid-19 terus meluas. Foto/Dok
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan laju konsumsi rumah tangga pada kuartal II 2020 lebih buruk ketimbang kuartal I 2020. Dimana skenario terburuknya, konsumsi rumah tangga berpotensi anjlok hingga mendekati 0 persen pada tahun ini jika pandemi Covid-19 terus meluas.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, skenario terburuk akan mencapai 0% untuk konsumi rumah tangga pada kuartal II. Hal ini karena mayoritas pemerintah daerah telah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebagai upaya menangani penyebaran virus corona di dalam negeri sejak April 2020.



"Memang SBB berdampak pada ekonomi banyak lapisan masyarakat. Untuk kuartal II 2020 kami prediksi memang lebih buruk. Berbagai belanja di rumah tangga mungkin akan mengalami penurunan yang cukup signifikan," kata Sri Mulyani di Jakarta.

Ia menerangkan, pemerintah masih melihat skenario baseline atau skenario buruk di mana ekonomi masih akan tumbuh 2,3%. Namun, jika skenario terburuk yang terjadi, maka konsumsi tahun ini mendekati 0 persen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!