Bio Farma Belum Bisa Pastikan Waktu Kedatangan 1,8 Juta Vaksin Sinovac Tahap Dua
Minggu, 27 Desember 2020 - 20:45 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) masih memantau rencana kedatangan tahap dua vaksin Covid-19 asal perusahaan China, Sinovac . Manajemen perseroan belum bisa memastikan waktu kedatangan 1,8 juta dosis vaksin asal Sinovac.
Saat dikonfirmasi MNC News Portal perihal waktu kedatangan vaksin Sinovac apakah akan sesuai dengan jadwal yang sudah diumumkan pemerintah, Sekretaris Perusahaan Bio Farma Bambang Heriyanto menyebut, belum bisa memastikan hal tersebut. Meski begitu, pihaknya terus melakukan monitor atau pantauan. ( Baca juga:Dibantu Google Assistant, Pencarian di Chrome Akan Bisa Gunakan Suara )
"Masih dimonitor rencana kedatangannya," ujar Bambang Heriyanto saat dihubungi, Jakarta, Minggu (27/12/2020).
Sebelumnya, pemerintah melalui Bio Farma telah menyampaikan bahwa 1,8 juta dosis vaksin Sinovac akan didatangkan ke Indonesia pada akhir Desember 2020. Kedatangan vaksin ini merupakan tahap dua dari distribusi vaksin yang dilakukan Pemerintah Indonesia dengan Sinovac.
Saat dikonfirmasi MNC News Portal perihal waktu kedatangan vaksin Sinovac apakah akan sesuai dengan jadwal yang sudah diumumkan pemerintah, Sekretaris Perusahaan Bio Farma Bambang Heriyanto menyebut, belum bisa memastikan hal tersebut. Meski begitu, pihaknya terus melakukan monitor atau pantauan. ( Baca juga:Dibantu Google Assistant, Pencarian di Chrome Akan Bisa Gunakan Suara )
"Masih dimonitor rencana kedatangannya," ujar Bambang Heriyanto saat dihubungi, Jakarta, Minggu (27/12/2020).
Sebelumnya, pemerintah melalui Bio Farma telah menyampaikan bahwa 1,8 juta dosis vaksin Sinovac akan didatangkan ke Indonesia pada akhir Desember 2020. Kedatangan vaksin ini merupakan tahap dua dari distribusi vaksin yang dilakukan Pemerintah Indonesia dengan Sinovac.
Lihat Juga :