Pandemi Bikin Hancur Kinerja Industri Manufaktur
Senin, 28 Desember 2020 - 14:17 WIB
Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 telah membuat kinerja industri manufaktur menurun. Padahal, pada awal 2020 industri nasional sedang bagus-bagusnya.
"Sebenarnya di awal 2020 kitasama-sama melihat bahwa kondisi di sektor industri lagi bagus-bagusnya" kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam konferensi pers akhir tahun 2020 Kemenperin, Senin (28/12/2020). ( Baca juga:Industri Bisa Tumbuh 3,95 Persen di 2021Jika Pandemi Terkendali )
Ia menjelaskan, pada Januari ke Februari Purchasing Manager Index (PMI) industri manufaktur mencatatkan rekor tertinggi, yaitu di level 51,9%. Dengan capaian itu, Agus memiliki harapan besar terhadap industri manufaktur, namun semua itu sirna karena pandemi.
"Saya melihat memang ada potensi yang besar sebelumnya ada Covid-19. Namun saat ada Covid-19 di bulan Maret, PMI langsung drop ke 54,3% dan di bulan April turun lagi ke 27,5%," jelasnya.
"Sebenarnya di awal 2020 kitasama-sama melihat bahwa kondisi di sektor industri lagi bagus-bagusnya" kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam konferensi pers akhir tahun 2020 Kemenperin, Senin (28/12/2020). ( Baca juga:Industri Bisa Tumbuh 3,95 Persen di 2021Jika Pandemi Terkendali )
Ia menjelaskan, pada Januari ke Februari Purchasing Manager Index (PMI) industri manufaktur mencatatkan rekor tertinggi, yaitu di level 51,9%. Dengan capaian itu, Agus memiliki harapan besar terhadap industri manufaktur, namun semua itu sirna karena pandemi.
"Saya melihat memang ada potensi yang besar sebelumnya ada Covid-19. Namun saat ada Covid-19 di bulan Maret, PMI langsung drop ke 54,3% dan di bulan April turun lagi ke 27,5%," jelasnya.
Lihat Juga :