Ngutang demi Beli Saham, Bukan Fenomena Baru
Rabu, 20 Januari 2021 - 10:42 WIB
foto/ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Fenomena pembelian saham memakai uang hasil utang ramai diperbincangkan. Bahkan banyak investor pemula yang rela menggadaikan BPKB atau surat tanah agar bisa berinvestasi di saham.
Menurut Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah, investor saham yang menggunakan sumber dana utang sebenarnya bukan hal yang baru.
"Walaupun sangat berisiko dan seharusnya dihindari. Besar kecilnya risiko penggunaan utang dalam investasi saham akan bergantung kepada jenis utang yang digunakan," katanya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (20/1/2021). ( Baca juga:Investor Pemula! Dengarkan Nih Saran BEI Soal Main Saham dari 'Uang Panas' )
Apabila utang jangka panjang dan bunganya tidak terlalu tinggi, risiko investasi sahamnya masih terukur. Investor masih mempunyai peluang untuk mendapatkan keuntungan.
Menurut Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah, investor saham yang menggunakan sumber dana utang sebenarnya bukan hal yang baru.
"Walaupun sangat berisiko dan seharusnya dihindari. Besar kecilnya risiko penggunaan utang dalam investasi saham akan bergantung kepada jenis utang yang digunakan," katanya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (20/1/2021). ( Baca juga:Investor Pemula! Dengarkan Nih Saran BEI Soal Main Saham dari 'Uang Panas' )
Apabila utang jangka panjang dan bunganya tidak terlalu tinggi, risiko investasi sahamnya masih terukur. Investor masih mempunyai peluang untuk mendapatkan keuntungan.
Lihat Juga :