Tingkatkan Layanan, PGN Digitalisasi Jargas Rumah Tangga

Rabu, 03 Februari 2021 - 22:07 WIB
Ilustrasi. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN ) sebagai subholding gas dan bagian dari holding migas Pertamina (Persero), terus berupaya menyalurkan gas bumi yang efisien, aman, dan ramah lingkungan. PGN menginisiasi terobosan baru dalam upaya memperluas pemanfaatan gas bumi rumah tangga dengan tambahan layanan digitalisasi data dan smart meter monitoring pemakaian gas dan status jaringan) bagi pelanggan sektor rumah tangga dan pelanggan kecil (GasKita).

Layanan tambahan ini juga dalam rangka mendukung implementasi PP No.18 tahun 2020 dan Program Sapta PGN “PGN Sayang Ibu”, di mana PGN menargetkan 4 juta SR di tahun 2024 dengan investasi mandiri. Direktur Komersial PGN, Faris Azis mengungkapkan bahwa pada program baru ini, PGN akan mengoptimalkan infrastruktur jaringan backbone Fiber Optic 160 Gbps untuk menunjang digitalisasi layanan gas. Digitalisasi yang sudah berkembang pesat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat mendorong PGN untuk menginisasi program jargas dengan layanan tambahan data dan smart meter.



Pelanggan juga akan semakin memudahkan PGN dalam pencatatan pemakaian gas per bulan. Secara otomatis, pemakaian gas akan terhitung secara akurat dan realtime melalui smart meter yang menggunakan jaringan telekomunikasi handal. Metode tersebut juga dapat meminimalkan kontak fisik di masa pandemi.

Baca Juga: PGN Salurkan Gas Perdana di Kawasan Industri GIIC Deltamas & KITIC

Pemasangan jaringan pipa sudah sesuai dengan standar dan dilakukan oleh entitas yang bersertifikasi. Demi kenyamanan pengguna, dilakukan pemeliharaan jaringan secara rutin dan dilengkapi dengan peralatan safety seperti gas alarm system. PGN juga memberikan perlindungan apabila terjadi kebakaran jaringan pipa gas rumah tangga, serta kartu pelanggan untuk mempermudah komunikasi antara pelanggan dengan petugas PGN mengenai gas bumi.

“Selain lebih ekonomis, gas bumi juga lebih aman. Apabila terjadi kebocoran pada pipa jargas, tidak akan menimbulkan ledakan, tetapi hanya akan memunculkan nyala api dan bisa ditangani dengan mudah,” jelas Faris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!