Sri Mulyani: Kebijakan yang Dipilih Tak Selalu yang Terbaik
Senin, 17 Mei 2021 - 12:33 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah terus memformulasikan berbagai kebijakan guna memulihkan Indonesia dari dampak pandemi Covid-19. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengakui, kadang pilihan kebijakan yang tersedia bukanlah pilihan yang terbaik, akan tetapi tetap harus diambil dengan segala konsekuensinya.
Baca Juga: Tak Sempat Nikmati Libur Lebaran, Sri Mulyani: Mohon Buat Berita yang Bukan Memuji-muji
“Kadang pilihan kebijakan tidak selalu gampang buat kami, karena memang pilihannya tidak selalu pilihan antara yang first best atau second best. Tapi kadang pilihan ini adalah pilihan yang kurang favorable, tetapi tetap harus diambil dalam rangka menjaga masyarakat dan juga menjaga seluruh perekonomian," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Senin (17/5/2021).
Sri Mulyani menambahkan, penanganan pandemi Covid-19 masih terus dilakukan dan APBN pun masih menjadi instrumen penting dalam memulihkan perekonomian. Namun, dia mengingatkan, kerja sama seluruh pegawai sebagai jajaran bendahara yang mengelola keuangan negara sangat dibutuhkan dalam memaksimalkan fungsi APBN tersebut.
Baca Juga: Tak Sempat Nikmati Libur Lebaran, Sri Mulyani: Mohon Buat Berita yang Bukan Memuji-muji
“Kadang pilihan kebijakan tidak selalu gampang buat kami, karena memang pilihannya tidak selalu pilihan antara yang first best atau second best. Tapi kadang pilihan ini adalah pilihan yang kurang favorable, tetapi tetap harus diambil dalam rangka menjaga masyarakat dan juga menjaga seluruh perekonomian," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Senin (17/5/2021).
Sri Mulyani menambahkan, penanganan pandemi Covid-19 masih terus dilakukan dan APBN pun masih menjadi instrumen penting dalam memulihkan perekonomian. Namun, dia mengingatkan, kerja sama seluruh pegawai sebagai jajaran bendahara yang mengelola keuangan negara sangat dibutuhkan dalam memaksimalkan fungsi APBN tersebut.
Lihat Juga :