Ada PPKM Darurat, Penjualan Rumah di Menteng dan Pondok Indah Jadi Perbincangan
Jum'at, 09 Juli 2021 - 22:16 WIB
Foto/Okezone
JAKARTA - Di tengah penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jawa Bali yang berlaku pada 3-20 Juli 2021, fenomena penjualan rumah di kawasan elit Pondok Indah (Jakarta Selatan) dan Menteng (Jakarta Pusat) sedang menjadi topik pembahasan sebagian kalangan masyarakat.
Marine Novita, Country Manager Rumah.com, menjelaskan bahwa fenomena tersebut dapat dijelaskan berdasarkan data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI) yang memiliki akurasi yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di Indonesia.
Data ini merupakan hasil analisis dari 600.000 listing properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses oleh lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya. Rumah.com memiliki data harga, suplai, dan demand terhadap properti beserta kenaikan dan penurunannya setiap kuartal yang cukup detil setiap kawasan.
Marine menjelaskan bahwa kenaikan jumlah suplai di area Menteng dan Pondok Indah sudah terjadi sejak Q3 2020 dan Q4 2020. Memasuki tahun 2021 masih terjadi kenaikan suplai namun tingkat kenaikannya tidak setinggi pada semester kedua 2020.
“Penurunan harga hunian di kedua daerah tersebut muncul seiring dengan kenaikan suplainya pada Q3 2020. Tingkat penurunan harga sempat berkurang, bahkan bertahan di Q4 2020 namun kembali turun pada Q1 2021 berlanjut dengan tingkat penurunan yang berakselerasi pada Q2 2021 di kawasan Menteng. Namun untuk daerah Pondok Indah harga secara kuartalan tetap bertahan pada Q2 2021," jelasnya.
Baca juga:Hebat! Perwira TNI AL Raih Nilai Tertinggi di Naval War Collage Amerika Serikat
Marine Novita, Country Manager Rumah.com, menjelaskan bahwa fenomena tersebut dapat dijelaskan berdasarkan data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI) yang memiliki akurasi yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di Indonesia.
Data ini merupakan hasil analisis dari 600.000 listing properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses oleh lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya. Rumah.com memiliki data harga, suplai, dan demand terhadap properti beserta kenaikan dan penurunannya setiap kuartal yang cukup detil setiap kawasan.
Marine menjelaskan bahwa kenaikan jumlah suplai di area Menteng dan Pondok Indah sudah terjadi sejak Q3 2020 dan Q4 2020. Memasuki tahun 2021 masih terjadi kenaikan suplai namun tingkat kenaikannya tidak setinggi pada semester kedua 2020.
“Penurunan harga hunian di kedua daerah tersebut muncul seiring dengan kenaikan suplainya pada Q3 2020. Tingkat penurunan harga sempat berkurang, bahkan bertahan di Q4 2020 namun kembali turun pada Q1 2021 berlanjut dengan tingkat penurunan yang berakselerasi pada Q2 2021 di kawasan Menteng. Namun untuk daerah Pondok Indah harga secara kuartalan tetap bertahan pada Q2 2021," jelasnya.
Baca juga:Hebat! Perwira TNI AL Raih Nilai Tertinggi di Naval War Collage Amerika Serikat
Lihat Juga :