Sektor Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Lampaui Target RKAP
Selasa, 27 Juli 2021 - 16:04 WIB
Salah satu kilang pengolahan dan petrokimia milik PT Kilang Pertamina Internasional. Foto/Ist
JAKARTA - Sektor refining and petrochemical ( kilang pengolahan dan petrokimia) Pertamina pascapembentukan subholding PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) , semakin menunjukkan kinerja operasional yang positif. Pada triwulan II/2021 ini, kinerja operasi Subholding Refining & Petrochemical (SH R&P) PT KPI sukses melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
KPI mencatatkan realisasi imbal hasil total yang pada Juni 2021 telah mencapai 94,5%, melampaui rencana arus minyak (STS) yang dipatok sebesar 93,65%. Corporate Secretary SH R&P Ifki Sukarya mengungkapkan bahwa imbal hasil total yang positif ini merupakan buah dari upaya optimasi kilang yang dilakukan dengan menghasilkan produk bernilai tinggi sesuai dengan pergerakan crack spread (perbedaan antara harga minyak mentah sebagai bahan baku dan harga produk yang dihasilkan kilang).
Baca Juga: Hingga Akhir Juni, Pembangunan Fisik RDMP Kilang Balikpapan Capai 35,74%
Pada bulan Juni 2021, PT KPI mencapai angka yield valuable product yang positif dengan realisasi di angka 80,51% dibandingkan target RKAP sebesar 78,48%. Secara kumulatif, kata Ifki, pencapaian yield valuable product dari awal tahun melebihi target sebesar 3%.
KPI mencatatkan realisasi imbal hasil total yang pada Juni 2021 telah mencapai 94,5%, melampaui rencana arus minyak (STS) yang dipatok sebesar 93,65%. Corporate Secretary SH R&P Ifki Sukarya mengungkapkan bahwa imbal hasil total yang positif ini merupakan buah dari upaya optimasi kilang yang dilakukan dengan menghasilkan produk bernilai tinggi sesuai dengan pergerakan crack spread (perbedaan antara harga minyak mentah sebagai bahan baku dan harga produk yang dihasilkan kilang).
Baca Juga: Hingga Akhir Juni, Pembangunan Fisik RDMP Kilang Balikpapan Capai 35,74%
Pada bulan Juni 2021, PT KPI mencapai angka yield valuable product yang positif dengan realisasi di angka 80,51% dibandingkan target RKAP sebesar 78,48%. Secara kumulatif, kata Ifki, pencapaian yield valuable product dari awal tahun melebihi target sebesar 3%.
Lihat Juga :